Uji Publik Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS dan Calon Ketua MPK SMP IT Al-Kautsar Periode 2026/2027: Menguji Gagasan, Menguatkan Kepemimpinan, Menentukan Pilihan

Aula SMP IT Al-Kautsar menjadi ruang adu gagasan dan unjuk kemampuan kepemimpinan dalam kegiatan Uji Publik Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS dan Calon Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMP IT Al-Kautsar Masa Bakti 2026/2027, pada hari Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai bagian dari rangkaian proses pemilihan pemimpin organisasi murid yang akan mengemban amanah pada periode 2026/2027.

Uji publik menjadi momentum penting bagi setiap pasangan calon (paslon) untuk memperkenalkan gagasan, menyampaikan visi dan misi, serta memaparkan program kerja yang ditawarkan. Tidak sekadar menyampaikan janji, para calon juga ditantang untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan memberikan jawaban yang logis terhadap berbagai pertanyaan yang diajukan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi warga sekolah untuk mengenal lebih dekat karakter, kualitas pemikiran, dan kesiapan para calon dalam menjalankan tanggung jawab kepemimpinan.

Dibuka dengan Murajaah dan Sambutan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, Ananda Latifah Aura Sakinah. Acara kemudian dilanjutkan dengan murajaah sebagai bentuk pembiasaan nilai-nilai Islami dalam setiap aktivitas di lingkungan SMP IT Al-Kautsar. Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari warga sekolah yang hadir.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan OSIS (KPO), Ananda Ilham Anugerah. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk mengikuti proses pemilihan dengan penuh tanggung jawab, menjaga ketertiban, serta memberikan kesempatan yang sama kepada setiap calon untuk menyampaikan gagasannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan uji publik sebagai sarana untuk mengenal kemampuan dan kualitas para calon, bukan sekadar melihat popularitas atau dukungan dari kelompok tertentu. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan pada Pemilihan Raya (PEMIRA) mendatang.

Selanjutnya, Pembina OSIS SMP IT Al-Kautsar, Bapak Defri Febrian Putra, S.Pd., Gr., memberikan sambutan sekaligus memberikan penguatan kepada seluruh calon. Beliau mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, tetapi juga tentang amanah, keteladanan, kedisiplinan, dan kesediaan untuk melayani.

Menurutnya, calon pemimpin perlu memiliki visi yang jelas, program yang realistis, serta komitmen untuk melaksanakan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh. Beliau juga mengajak seluruh murid untuk menjadikan proses pemilihan sebagai pembelajaran demokrasi yang sehat, santun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islami.

Sambutan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan oleh Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh calon agar berani menyampaikan gagasan terbaik dan menunjukkan kemampuan diri secara optimal.

Beliau menegaskan bahwa menjadi pemimpin merupakan kesempatan untuk belajar bertanggung jawab, mengembangkan potensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi sekolah. Setiap calon diharapkan mampu menawarkan program yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermanfaat, dapat dilaksanakan, dan sesuai dengan kebutuhan warga sekolah.

Kepala sekolah juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menggunakan hak pilih secara bijak dengan mempertimbangkan visi, misi, kualitas program, serta kemampuan calon dalam menjawab berbagai persoalan. Dengan demikian, pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa OSIS dan MPK menjadi organisasi yang aktif, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah.

Dua Paslon, Dua Gagasan Kepemimpinan

Setelah rangkaian sambutan, suasana aula semakin semarak dengan penampilan yel-yel dari masing-masing koalisi pasangan calon.

Koalisi Paslon 01 dan Koalisi Paslon 02 menunjukkan semangat serta dukungan mereka melalui yel-yel yang membangkitkan antusiasme warga sekolah.

Kegiatan kemudian berlanjut ke agenda utama, yaitu orasi penyampaian visi, misi, dan program kerja oleh masing-masing calon.

Pasangan calon nomor urut 01 terdiri atas Muhammad Khadzim sebagai calon Ketua OSIS, Aditya Abiyu sebagai calon Wakil Ketua OSIS, dan Atiya Azzahra sebagai calon Ketua MPK.

Sementara itu, pasangan calon nomor urut 02 terdiri atas Raffy Irwansyah sebagai calon Ketua OSIS, Ahmad Zidan sebagai calon Wakil Ketua OSIS, dan Khosyi Faeyza Anaqi sebagai calon Ketua MPK.

Dalam sesi orasi, setiap calon memperoleh kesempatan untuk menyampaikan arah kepemimpinan, tujuan yang ingin dicapai, serta program-program yang akan dijalankan apabila mendapatkan kepercayaan dari warga sekolah. Penyampaian visi dan misi ini menjadi kesempatan bagi para calon untuk menunjukkan sejauh mana mereka memahami kebutuhan organisasi dan memiliki rencana untuk mengembangkan kegiatan murid di SMP IT Al-Kautsar.

Paparan program kerja juga menjadi bagian penting dalam penilaian. Program yang baik tidak hanya dinilai dari banyaknya kegiatan yang direncanakan, tetapi juga dari relevansi terhadap kebutuhan murid, kejelasan tujuan, kemungkinan pelaksanaan, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh warga sekolah.

Panelis Menguji Kesiapan dan Kualitas Jawaban Calon

Untuk menggali lebih dalam kemampuan para calon, kegiatan uji publik menghadirkan tiga panelis, yaitu Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M.; Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi., Gr.; dan Ibu Roza Devina, S.Sos., Gr.

Melalui sesi tanya jawab, para panelis memberikan pertanyaan yang menguji pemahaman calon terhadap kepemimpinan, kemampuan menyusun strategi, kesiapan menghadapi tantangan organisasi, serta kecakapan dalam mengambil keputusan.

Para calon dituntut untuk memberikan jawaban yang jelas, logis, dan sesuai dengan persoalan yang disampaikan. Kemampuan menjelaskan alasan di balik suatu program, mempertimbangkan berbagai kemungkinan, serta menawarkan solusi menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan mereka untuk memimpin.

Tidak hanya dari panelis, pertanyaan juga diberikan oleh murid dan guru. Sesi ini membuka ruang dialog antara calon pemimpin dan warga sekolah yang nantinya akan menjadi bagian dari lingkungan organisasi yang mereka pimpin.

Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut, warga sekolah dapat menggali lebih jauh komitmen para calon, termasuk bagaimana mereka akan membangun komunikasi, mengelola perbedaan pendapat, menjalankan program, dan melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan OSIS maupun MPK.

Kualitas jawaban menjadi salah satu aspek penting yang diamati dalam uji publik. Calon pemimpin diharapkan tidak hanya mampu berbicara di depan umum, tetapi juga memiliki pemikiran yang terarah, sikap yang santun, serta kemampuan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi.

Menentukan Pilihan Berdasarkan Gagasan dan Kualitas

Uji publik bukan sekadar ajang memperkenalkan calon, melainkan juga bagian dari pendidikan demokrasi bagi murid. Melalui kegiatan ini, warga sekolah belajar bahwa menentukan pemimpin membutuhkan pertimbangan yang matang, sikap objektif, serta kesediaan untuk melihat kualitas dan tanggung jawab yang ditawarkan oleh setiap calon.

Visi dan misi yang disampaikan, kualitas program kerja, serta kemampuan menjawab pertanyaan menjadi bahan pertimbangan bagi warga sekolah dalam menentukan pilihan pada kegiatan Pemilihan Raya (PEMIRA) yang akan dijadwalkan selanjutnya.

Momentum ini diharapkan dapat membantu warga sekolah memilih pemimpin yang tidak hanya memiliki keberanian untuk tampil, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, menjalankan amanah, dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata.

Siapa pun yang nantinya terpilih, proses uji publik ini diharapkan menjadi awal bagi tumbuhnya kepemimpinan murid yang berkarakter Islami, bertanggung jawab, serta mampu membawa perubahan positif bagi sekolah.

Melalui kegiatan Uji Publik Calon Ketua-Wakil Ketua OSIS dan Calon Ketua MPK Masa Bakti 2026/2027, SMP IT Al-Kautsar terus mendorong tumbuhnya generasi pemimpin yang berani menyampaikan gagasan, siap menerima amanah, dan mampu menggerakkan perubahan melalui aksi nyata.

Saatnya memilih bukan hanya berdasarkan dukungan, tetapi berdasarkan gagasan, kualitas, dan kesiapan untuk memimpin.