
SMP IT Al-Kautsar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan pendidikan berkualitas kepada calon murid melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Murid Baru (PMB) yang dilaksanakan di SDN 28 Mandau pada Rabu, tanggal 7 Januari 2026.
Kegiatan ini menyasar seluruh murid kelas VI yang terdiri dari tiga kelas, dengan tujuan memberikan gambaran menyeluruh tentang profil, program, serta keunggulan SMP IT Al-Kautsar sebagai sekolah lanjutan tingkat pertama yang berkarakter Islami, unggul, dan berprestasi.

Dalam pelaksanaannya, tim sosialisasi dibagi menjadi tiga kelompok yang masuk ke masing-masing kelas. Tim pertama dipimpin oleh Ibu Lilik Efendi, S.Pd., Gr bersama anggota Sains Club SMP IT Al-Kautsar, yaitu Ayiska Syifa` Maruli. Tim kedua terdiri dari Ibu Ginanti Safitri, S.Pd., Gr dan Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi, Gr serta anggota Sains Club Juika Citra Febriana.DS. Sementara itu, tim ketiga dipimpin oleh Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M bersama anggota Sains Club Zhafira Aliya Rumaisha.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan pengenalan SMP IT Al-Kautsar secara menyeluruh. Para murid kelas VI mendapatkan informasi mengenai alamat sekolah, fasilitas yang dimiliki, visi dan misi, serta berbagai program unggulan yang menjadi ciri khas SMP IT Al-Kautsar. Tim juga memaparkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, program Bina Pribadi Islami (BPI), Jalasah Ruhiyah, Pesantren Ramadhan, Safari Ramadhan, hingga Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) yang dirancang untuk membentuk karakter religius, disiplin, dan berakhlak mulia.

Selain itu, para murid juga dikenalkan dengan program pengembangan bakat dan minat, seperti Pentas Seni dan Got Talent, serta organisasi siswa seperti OSIS, MPK, dan Jurnalistik yang menjadi wadah pembinaan kepemimpinan dan kreativitas murid. Paparan ini memberikan gambaran bahwa SMP IT Al-Kautsar tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, soft skill, dan potensi murid.
Suasana sosialisasi semakin semarak ketika kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi eksperimen sains yang dibawakan oleh guru dan anggota Sains Club SMP IT Al-Kautsar. Beberapa eksperimen sederhana namun menarik ditampilkan dan melibatkan langsung murid kelas VI.

Eksperimen pertama adalah perubahan warna larutan. Sebuah cup diisi air, lalu ditambahkan betadine sehingga warnanya berubah menjadi cokelat. Ketika vitacimin dimasukkan dan diaduk, secara perlahan warna larutan berubah kembali menjadi bening. Murid-murid terlihat takjub dan antusias, banyak yang berseru kagum saat melihat perubahan warna tersebut. Beberapa murid bahkan berebut ingin mencoba mengaduk larutan sendiri, sambil bertanya mengapa warna bisa berubah.

Ibu Lilik Efendi, S.Pd., Gr menjelaskan bahwa percobaan perubahan warna menggunakan air, betadine, dan vitacimin bertujuan untuk memperkenalkan konsep reaksi kimia sederhana. Betadine mengandung zat iodium yang memberikan warna cokelat pada air. Ketika vitacimin yang mengandung asam askorbat (vitamin C) ditambahkan, terjadi reaksi kimia yang menyebabkan iodium bereaksi dan kehilangan warnanya. Inilah yang membuat larutan kembali menjadi bening. Melalui percobaan ini, murid diperkenalkan bahwa suatu zat dapat mengalami perubahan sifat ketika bereaksi dengan zat lain.
Eksperimen kedua adalah listrik statis. Sebuah pipet digosokkan ke kertas, kemudian satu pipet lainnya diletakkan di atas botol mineral. Ketika pipet yang telah digosok didekatkan, pipet di atas botol bergerak menjauh. Murid-murid tertawa dan terkejut melihat pipet bisa bergerak tanpa disentuh.



Rasa penasaran mereka terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, dan beberapa murid dengan penuh semangat ingin mengulanginya sendiri.

Ibu Ginanti Safitri, S.Pd., Gr menjelaskan bahwa percobaan listrik statis dengan menggunakan pipet dan kertas menunjukkan adanya muatan listrik statis. Saat pipet digosokkan ke kertas, terjadi perpindahan muatan listrik sehingga pipet menjadi bermuatan. Ketika pipet bermuatan tersebut didekatkan ke pipet lain yang berada di atas botol, muncul gaya tolak-menolak yang menyebabkan pipet bergerak menjauh. Percobaan ini membantu murid memahami bahwa listrik tidak hanya berasal dari sumber listrik seperti baterai, tetapi juga dapat muncul akibat gesekan.

Eksperimen ketiga adalah Hukum Newton I, yaitu tentang inersia atau kecenderungan benda mempertahankan keadaannya. Sebuah uang kertas diletakkan di antara dua tumpukan botol. Tantangannya adalah menarik uang kertas tersebut tanpa menjatuhkan botol di atasnya. Bagi yang berhasil menarik uang kertas tanpa terjatuh, maka uangnya menjadi hak milik.

Murid-murid maju satu per satu dengan wajah tegang dan penuh konsentrasi. Sorak sorai teman-teman terdengar setiap kali ada murid yang berhasil menarik uang tanpa menjatuhkan botol. Suasana kelas menjadi sangat hidup, penuh gelak tawa dan semangat belajar.

Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, menjelaskan bahwa percobaan menarik uang kertas di antara tumpukan botol merupakan penerapan Hukum Newton I atau hukum kelembaman (inersia). Hukum ini menyatakan bahwa suatu benda akan tetap diam kecuali ada gaya yang mempengaruhinya. Ketika uang kertas ditarik dengan cepat, botol di atasnya tetap diam karena inersia, sehingga tidak ikut jatuh. Percobaan ini mengajarkan murid tentang konsep gaya dan gerak dengan cara yang menyenangkan dan menantang.
Seluruh percobaan ini dibimbing langsung oleh para guru dan dibantu oleh anggota Sains Club, sehingga kegiatan berlangsung tertib, aman, dan edukatif. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan murid terhadap sains.


Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk lebih dekat dengan calon murid. Kami ingin memperkenalkan SMP IT Al-Kautsar bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi sebagai lingkungan yang membentuk karakter Islami, kecerdasan, dan akhlak mulia. Kami sangat bersyukur dapat berbagi ilmu dan semangat belajar bersama murid-murid SDN 28 Mandau.”
Sementara itu, Ketua PMB SMP IT Al-Kautsar, Ibu Roza Devina, S.Sos., Gr, menjelaskan tujuan utama kegiatan ini.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi yang utuh kepada murid kelas VI tentang pilihan sekolah lanjutan yang tepat. Kami ingin para murid dan orang tua mengetahui bahwa SMP IT Al-Kautsar memiliki program akademik, karakter, dan pengembangan bakat yang terintegrasi, sehingga dapat menjadi bekal terbaik untuk masa depan mereka.”
Di akhir kegiatan, tim SMP IT Al-Kautsar menyampaikan ucapan terima kasih kepada SDN 28 Mandau atas kerja sama dan sambutan hangat yang diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi murid kelas VI dalam menentukan pilihan sekolah lanjutan.

SMP IT Al-Kautsar berharap agar murid-murid kelas VI SDN 28 Mandau dapat melanjutkan pendidikan di SMP IT Al-Kautsar, sekolah yang berkarakter Islami, berkualitas, dan berprestasi, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri.
