SMP IT Al-Kautsar Gelar Aksi Petisi Boikot Produk Israel: Seruan Kepedulian untuk Palestina

Semangat solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina dan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, SMP IT Al-Kautsar menggelar kegiatan Petisi Boikot Produk Israel pada tanggal 21 April 2025 yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyuarakan sikap dan kepedulian terhadap ketidakadilan yang terjadi di tanah Palestina.

Kegiatan ini diawali dengan murajaah bersama, yang menanamkan nilai-nilai spiritual sebagai pondasi dalam setiap aksi dan keputusan.

Selanjutnya, acara dibuka secara resmi oleh Ketua OSIS, Rifaya Naira, yang menyampaikan ajakan kepada seluruh rekan peserta didik untuk turut serta dalam gerakan boikot sebagai wujud nyata dukungan terhadap kemanusiaan.

Hari ini kita tidak hanya berkumpul sebagai pelajar, tetapi sebagai generasi yang sadar dan peduli. Melalui aksi ini, kita ingin menyuarakan bahwa kita tidak tinggal diam melihat penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Boikot bukan sekadar tidak membeli. Ini adalah pesan moral bahwa kita menolak mendukung penjajahan dan ketidakadilan.”

Setelah sambutan dari Ketua OSIS, acara dilanjutkan dengan sambutan dan pembacaan deklarasi boikot oleh Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny, S.Pd., M.M., yang menekankan pentingnya literasi digital dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari.

Hari ini, kita berdiri bersama dalam satu sikap, satu hati, dan satu suara, menyatakan bahwa kita menolak segala bentuk penjajahan dan kekerasan yang menimpa saudara-saudara kita di Palestina. Sebagai lembaga pendidikan Islam, SMP IT Al-Kautsar tidak hanya bertanggung jawab mendidik ananda dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membangun kepekaan, keberanian moral, dan kesadaran sosial.

Boikot bukan sekadar tindakan untuk tidak membeli suatu produk. Boikot adalah ekspresi nyata dari integritas bahwa kita tidak ingin turut mendukung perusahaan-perusahaan yang secara langsung maupun tidak langsung menyokong penjajahan, pelanggaran HAM, atau kekerasan terhadap rakyat sipil. Aksi boikot menjadi bentuk jihad ekonomi, kita tidak mengangkat senjata, tapi kita memilih untuk tidak menyumbangkan uang kita kepada pihak yang menindas rakyat Palestina.

Anak-anak Ibu sekalian, banyak dari kita tidak sadar bahwa produk-produk yang kita konsumsi sehari-hari ternyata memiliki hubungan kuat dengan Israel. Sebagai contoh: McDonald’s, Starbucks, Nestlé, Coca-Cola, Unilever (Lifebuoy, Dove, dan Sunsilk), L’Oréal, Danone, KFC, Domino’s Pizza, Pepsi, Pizza Hut dan beberapa produk lainya yang nanti dapat ananda lihat pada spanduk atau banner yang terpampang ini.

Ibu ingin mengajak kita semua untuk tidak hanya berhenti pada aksi simbolik hari ini. Mari kita lanjutkan aksi ini ke dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa memanfaatkan aplikasi seperti No Thanks, yang memberikan informasi produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Cukup scan barcode atau cari nama produk, dan kita bisa memutuskan dengan sadar: beli atau tinggalkan.

Semoga kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tapi juga kuat dalam sikap. Generasi yang tak hanya berdoa untuk Palestina, tapi juga memilih dengan bijak sebagai bentuk perjuangan.

Mari kita tanamkan bahwa solidaritas itu bukan tentang seberapa besar tindakan kita, tetapi seberapa sungguh-sungguh kita melakukannya, meski hanya dengan menahan diri membeli sesuatu“. Ujar Ibu Ibu Melia Henny, S.Pd., M.M, Kepala SMP IT Al-Kautsar.

Sebagai simbol perlawanan terhadap dukungan ekonomi kepada Israel, acara dilanjutkan dengan perobekan gambar produk-produk yang diboikot oleh OSIS dan MPK SMP IT Al-Kautsar.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan petisi boikot produk Israel secara berurutan dimulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, seluruh guru, OSIS, MPK, hingga seluruh siswa.

Acara ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar Palestina segera merdeka dan dunia lebih adil bagi seluruh umat manusia.

Kegiatan ini bukanlah akhir dari gerakan, namun menjadi awal bagi para pelajar dan guru untuk lebih bijak dalam menggunakan hak konsumen mereka serta menanamkan nilai empati dan kemanusiaan yang tinggi.

Kegiatan Petisi Boikot Produk Israel di SMP IT Al-Kautsar bukan sekadar seremonial. Ini adalah perwujudan nyata dari kepedulian dan keberpihakan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan solidaritas global. Melalui aksi simbolis perobekan gambar produk terafiliasi Israel, pembacaan deklarasi boikot, serta penandatanganan petisi oleh seluruh warga sekolah, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: SMP IT Al-Kautsar berdiri bersama Palestina.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi momentum edukatif bagi seluruh peserta didik dan guru untuk memahami bahwa setiap keputusan konsumsi kita memiliki dampak. Kita diajak untuk lebih kritis dan bertanggung jawab dalam memilih produk yang kita beli.

Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah, menjadi penyemangat bagi peserta didik untuk terus tumbuh menjadi generasi beriman, berilmu, dan peduli terhadap sesama. Sebab, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, Barang siapa yang tidak peduli terhadap urusan kaum Muslimin, maka ia bukan bagian dari mereka.”

Mari terus kita kobarkan semangat solidaritas melalui aksi-aksi nyata, dari sekolah untuk Palestina.
#AlKautsarPeduliPalestina
#BoikotProdukIsrael
#DariSMPITAl-KautsaruntukPalestina

#JihadEkonomi