Satu Tim, Satu Hati, Satu Prestasi: Tim SMP IT Al-Kautsar Raih Harapan 2 Lomba Sang Juara di Ajang Yasmi Science and Smart Competition 2026

Prestasi kembali terukir dengan indah di lembar perjalanan murid kelas IX SMP IT Al-Kautsar. Tiga murid terbaik, Sri Anandia Rasya (Kelas IX Asma’), Rifaya Naira (Kelas IX Khadijah), dan Salwaulfah Zalmis (Kelas IX Khadijah), berhasil meraih Harapan 2 pada cabang lomba Sang Juara dalam ajang Yasmi Science and Smart Competition yang diselenggarakan oleh MAS Yasmi Duri pada tanggal 6–7 Februari 2026.

Mereka datang bukan hanya sebagai individu, tetapi sebagai satu tim yang utuh, tiga hati, tiga pikiran, dan satu tujuan yang sama: memberikan yang terbaik.

Kompetisi ini dirancang dengan sistem tim yang terdiri dari tiga orang dan terbagi dalam empat babak yang menantang. Sejak awal, suasana lomba sudah terasa penuh semangat.

Di babak pertama, sepuluh soal disediakan untuk dijawab oleh setiap tim yang mengambil satu paket soal. Ruangan terasa hening, hanya terdengar bisikan pelan diskusi dan gesekan pena di atas kertas. Rasya, Rifaya, dan Salwaulfah saling bertukar pandang, memastikan setiap jawaban dipikirkan dengan matang.

Babak kedua menghadirkan tantangan berbeda yaitu mencari kosakata di dalam kotak huruf. Ketelitian dan kecepatan menjadi kunci. Mata mereka bergerak cepat menyusuri barisan huruf, jemari sesekali menunjuk pola yang ditemukan. Ketika satu kata berhasil ditemukan, senyum kecil terbit, memberi energi untuk menemukan kata berikutnya.

Memasuki babak ketiga, soal-soal penalaran matematika menjadi ujian logika dan konsentrasi. Mereka berdiskusi cepat namun terarah. Tidak ada kepanikan, yang ada hanyalah usaha memahami konsep dan mencari solusi terbaik. Setiap angka dan rumus diurai dengan tenang.

Puncaknya adalah babak keempat, babak hafalan yang menjadi soal rebutan. Di sinilah adrenalin terasa begitu nyata. Ketika soal dibacakan, setiap tim bersiap, tangan melayang di atas bel. Begitu yakin dengan jawaban, mereka sigap menekan bel. Detik-detik itu terasa menegangkan. Setelah juri menunjuk tim mereka, Sri, Rifaya, atau Salwaulfah menjawab dengan suara mantap, hasil dari hafalan dan latihan yang telah mereka tekuni sebelumnya. Tepuk tangan penonton dan sorot mata juri menjadi saksi perjuangan mereka.

Prestasi ini bukanlah hasil yang datang dalam semalam. Di balik keberhasilan tersebut, ada proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan semangat. Di ruang kelas yang sering menjadi saksi, mereka berlatih di bawah bimbingan Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd., Gr.

Sesi latihan dimulai dengan penguatan teori dan konsep. Mereka membuka kembali buku-buku pelajaran, mendiskusikan materi, dan memperdalam pemahaman. Soal-soal latihan dikerjakan berulang kali, dianalisis bersama, lalu dibahas hingga benar-benar dipahami. Tidak jarang mereka melakukan simulasi lomba, lengkap dengan pembagian waktu dan sistem rebutan bel, agar terbiasa dengan tekanan kompetisi.

Ibu Silvia tidak hanya membimbing secara akademik, tetapi juga menanamkan mental juara. “Menang itu bonus, yang terpenting adalah proses dan keberanian untuk mencoba,” begitu motivasi yang sering beliau sampaikan. Ketiganya pun menunjukkan sikap gigih, saling mendukung, dan menjaga kekompakan. Jika satu merasa lelah, yang lain menguatkan. Jika satu ragu, yang lain meyakinkan.

Tanggal 7 Februari 2026 menjadi momen yang tak terlupakan. Saat pengumuman pemenang dibacakan, suasana aula terasa tegang. Nama-nama juara mulai disebutkan satu per satu. Ketika akhirnya diumumkan bahwa Harapan 2 diraih oleh tim dari SMP IT Al-Kautsar, sejenak mereka saling menatap, memastikan apa yang mereka dengar benar adanya.

Senyum berubah menjadi haru. Mereka melangkah ke depan menerima piala, sertifikat, dan voucher sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka. Tepuk tangan mengiringi langkah mereka. Di atas panggung itu, bukan hanya penghargaan yang mereka terima, tetapi juga pengakuan atas kerja keras, doa, dan usaha yang telah mereka jalani bersama.

Kabar prestasi ini pun segera menyebar ke lingkungan sekolah. Seluruh guru SMP IT Al-Kautsar menyambut pencapaian ini dengan penuh apresiasi dan kebahagiaan.

Bagi para guru, kemenangan ini bukan sekadar angka atau gelar Harapan 2. Ini adalah bukti bahwa proses pendidikan yang dijalankan dengan kesungguhan mampu melahirkan generasi yang berani tampil, berpikir kritis, dan bekerja sama dengan baik. Setiap guru merasa memiliki bagian dalam perjalanan ini, mulai dari menanamkan dasar-dasar ilmu, membentuk karakter disiplin, hingga membiasakan sikap tanggung jawab dalam keseharian.

Ucapan selamat dan doa terus mengalir untuk Sri Anandia Rasya, Rifaya Naira, dan Salwaulfah Zalmis. Kebanggaan itu terasa hangat, karena prestasi mereka bukan hanya membawa nama baik pribadi dan kelas, tetapi juga mengharumkan nama SMP IT Al-Kautsar di ajang Yasmi Science and Smart Competition.

Semangat yang mereka tunjukkan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas, sekaligus pengingat bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan pernah sia-sia. Di balik piala, sertifikat, dan voucher yang diraih, ada doa-doa guru yang terucap lirih, ada harapan yang tumbuh dalam diam, dan ada keyakinan bahwa generasi SMP IT Al-Kautsar akan terus melangkah membawa cahaya prestasi.

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasi yang tulus. “Prestasi ini adalah bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. Ibu bangga atas usaha dan semangat ananda. Jangan pernah berhenti belajar, karena setiap proses akan membentuk kalian menjadi pribadi yang lebih tangguh. Teruslah melangkah, karena masa depan menanti dengan peluang yang lebih besar.”

Guru pembimbing, Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd., Gr, juga mengungkapkan rasa bangganya. “Ibu melihat sendiri bagaimana kalian berproses, berlatih, dan tidak mudah menyerah. Harapan 2 ini adalah hasil yang sangat membanggakan. Teruslah belajar dan jangan cepat puas, karena potensi kalian masih sangat luas untuk dikembangkan.”

Dukungan hangat juga datang dari Ibu Wella Meliza, S.Pd., Gr yang mengantarkan mereka ke lokasi lomba sekaligus menyaksikan langsung perjuangan di setiap babaknya. Sejak pagi hari keberangkatan, beliau membersamai dengan doa dan semangat, memastikan ketiganya berangkat dengan hati yang tenang dan keyakinan yang kuat.

Saat kompetisi berlangsung, Ibu Wella berada di antara para pendamping, memperhatikan dengan penuh harap setiap sesi yang dilalui. Beliau menyaksikan bagaimana mereka berdiskusi cepat di babak soal, fokus mencari kosakata, berpikir tajam dalam penalaran matematika, hingga sigap menekan bel di babak rebutan. Di momen-momen menegangkan itu, beliau melihat bukan hanya kecerdasan, tetapi juga kekompakan dan mental yang terlatih. “Melihat langsung perjuangan mereka membuat Ibu sangat terharu dan bangga. Setiap babak dilalui dengan sungguh-sungguh. Mereka tidak mudah menyerah, tetap tenang meskipun suasana sangat menegangkan. Apa yang mereka raih hari ini benar-benar hasil dari usaha dan doa yang tidak pernah putus.” ungkap Ibu Wella.

Beliau juga menambahkan harapannya agar pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi ketiganya. “Semoga prestasi ini menjadi penguat langkah mereka ke jenjang berikutnya. Teruslah percaya diri dan jangan pernah berhenti berjuang.”

Wali kelas IX Khadijah, Ibu Willa Octania, S.Pd., Gr, turut memberikan dukungan, “Ibu bangga melihat semangat kalian. Semoga prestasi ini menjadi kenangan indah sekaligus penyemangat untuk langkah berikutnya.”

Sementara wali kelas IX Asma’, Ibu Raisa Shahilla, S.Pd., Gr, menyampaikan, “Terima kasih telah membawa nama baik kelas dan sekolah. Tetap rendah hati dan teruslah berprestasi di mana pun kalian berada.”

Ketiganya pun menyampaikan rasa syukur mereka. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada guru pembimbing, wali kelas, dan seluruh keluarga besar SMP IT Al-Kautsar yang selalu mendukung kami. Piala ini kami persembahkan untuk sekolah tercinta, sebagai salah satu momen terakhir kami di kelas IX sebelum melangkah ke jenjang berikutnya.”

Prestasi ini bukan sekadar tentang gelar Harapan 2. Ini adalah kisah tentang kerja sama, ketekunan, dan keyakinan bahwa setiap usaha akan berbuah hasil. Di penghujung masa mereka sebagai murid kelas IX, kemenangan ini menjadi penanda bahwa perjalanan mereka di SMP IT Al-Kautsar telah diisi dengan makna.

Semoga langkah kecil hari ini menjadi pijakan kuat untuk mimpi-mimpi yang lebih besar esok hari. Dan semoga semangat yang telah mereka tunjukkan akan terus hidup, menginspirasi adik-adik kelas untuk berani mencoba, berani berjuang, dan berani menjadi juara dalam versi terbaik diri mereka.