Raih Medali Perak ISAC 2026 Cabang IPA Tingkat Nasional : Khosyi Faeyza Anaqi, Murid SMP IT Al-Kautsar Tunjukkan Semangat Sains dan Prestasi Gemilang di ISAC 2026

Kabar membanggakan kembali datang dari SMP IT Al-Kautsar. Murid kelas VII Abu Bakar, Khosyi Faeyza Anaqi, kembali menorehkan prestasi luar biasa pada ajang Indonesia Science Academic Competition (ISAC) 2026 tingkat nasional. Setelah sebelumnya berhasil meraih prestasi pada bidang Matematika, kali ini Khosyi juga sukses membawa pulang Medali Perak dengan Predikat A pada cabang lomba IPA.

Ajang ISAC 2026 merupakan kompetisi akademik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PUSKANTARA dan diikuti oleh pelajar dari seluruh Indonesia mulai dari jenjang SD hingga SMA sederajat. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring melalui sistem CBT nasional pada tanggal 12 April 2026.

Cabang IPA menjadi salah satu bidang yang cukup menantang karena peserta tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, menganalisis persoalan, serta menghubungkan konsep-konsep sains dalam kehidupan sehari-hari. Soal-soal yang diberikan mencakup materi IPA terpadu seperti fisika, biologi, dan kimia dasar yang menguji kemampuan penalaran peserta.

Bagi Khosyi, mengikuti dua cabang lomba sekaligus tentu menjadi pengalaman yang menantang. Ia harus membagi waktu belajar dengan baik agar tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Selain aktif mengikuti pembinaan Wahana Matematika, Khosyi juga memperbanyak latihan soal IPA secara mandiri di rumah dan memaksimalkan dalam pembelajaran IPA di sekolah.

Persiapan dilakukan jauh sebelum hari perlombaan. Khosyi mulai membiasakan diri mengerjakan soal-soal berbasis analisis dan HOTS (Higher Order Thinking Skills). Ia juga sering berdiskusi dengan guru dan teman-temannya mengenai materi IPA yang dianggap sulit. Ketekunan dan rasa ingin tahu yang tinggi menjadi salah satu kekuatan yang membantu Khosyi berkembang selama masa persiapan.

Pada hari pelaksanaan lomba, suasana kompetisi terasa cukup menegangkan, karena seluruh peserta mengerjakan soal secara daring melalui CBT nasional. Peserta harus benar-benar fokus dan cermat dalam mengatur waktu pengerjaan. Khosyi mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan berusaha mengerjakan setiap soal dengan teliti.

Meski terdapat beberapa soal yang membutuhkan analisis mendalam, Khosyi tetap berusaha tenang dan percaya diri. Berkat usaha dan latihan yang konsisten, ia berhasil meraih hasil yang membanggakan dengan membawa pulang Medali Perak Predikat A pada cabang IPA tingkat nasional.

Guru IPA kelas VII SMP IT Al-Kautsar, Ibu Willa Octania, S.Pd., Gr., turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Khosyi pada cabang lomba IPA ISAC 2026. “Alhamdulillah, Ibu sangat bangga dengan pencapaian Khosyi. Selama proses belajar di kelas, Khosyi menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat yang baik dalam mempelajari materi IPA. Ia juga aktif bertanya dan berusaha memahami konsep-konsep yang dipelajari dengan sungguh-sungguh. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ketekunan dan kemauan belajar akan menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Semoga Khosyi terus semangat mengembangkan potensinya dan mampu meraih prestasi-prestasi lainnya di masa depan.”

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., juga menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih Khosyi pada ajang ISAC 2026. Prestasi ini menjadi bukti bahwa murid SMP IT Al-Kautsar mampu bersaing di tingkat nasional dengan semangat belajar dan kerja keras yang luar biasa. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh murid untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan berani meraih prestasi.”

Wali kelas VII Abu Bakar, Ibu Rina Mustikawati, S.Pd., Gr., turut memberikan motivasi kepada seluruh murid. “Prestasi Khosyi menunjukkan bahwa kesungguhan dalam belajar akan membawa hasil yang baik. Ibu berharap murid-murid VII Abu Bakar terus semangat belajar, aktif mengikuti kegiatan positif, dan percaya pada kemampuan diri sendiri.”

Sementara itu, Khosyi mengaku senang dan bersyukur atas hasil yang diperolehnya. “Saya bersyukur bisa mendapatkan medali perak di cabang IPA. Awalnya saya cukup gugup karena mengikuti lebih dari satu lomba, tetapi saya mencoba tetap fokus dan berusaha semaksimal mungkin. Terima kasih kepada orang tua dan guru-guru yang sudah membimbing dan memberi semangat. Saya ingin terus belajar supaya bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi.

Prestasi yang diraih Khosyi menjadi bukti bahwa semangat belajar, rasa ingin tahu, dan kerja keras mampu membawa murid meraih pencapaian terbaik. SMP IT Al-Kautsar terus mendukung pengembangan potensi murid agar mampu tumbuh menjadi generasi berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.