
Di antara lantunan ayat-ayat suci yang menggema penuh kekhusyukan, terselip satu nama yang membawa harum kebanggaan bagi keluarga besar SMP IT Al-Kautsar. Prestasi itu hadir bukan sekadar sebagai kemenangan, melainkan sebagai buah dari ketekunan, doa, dan cinta terhadap Al-Qur’an. Dialah M. Naufal Muzaki, murid kelas VII Abu Bakar, yang berhasil meraih Juara 2 cabang Lomba Tahfidz Al-Qur’an pada ajang Cendana Festival Project yang diselenggarakan oleh MAS Cendana Mandau pada tanggal 5–6 Februari 2026.
Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh siswa-siswi terbaik tingkat SMP/MTs. Suasana perlombaan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta duduk dengan tertib di ruang lomba, menanti giliran. Di hadapan dewan juri yang duduk di meja penilaian, setiap peserta diminta melantunkan hafalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Ruangan yang tertata rapi itu menjadi saksi bagaimana ayat-ayat Al-Qur’an dilafalkan dengan tartil, tajwid yang terjaga, serta adab yang penuh penghormatan terhadap Kalamullah.

Saat giliran Naufal Muzaki tiba, ia melangkah dengan tenang dan penuh keyakinan. Dengan suara yang jelas, fasih, dan merdu, ia melantunkan ayat demi ayat tanpa ragu. Tajwidnya terjaga, makhraj hurufnya tepat, dan kelancarannya menunjukkan kesiapan yang matang. Tidak hanya sekadar hafal, Naufal menampilkan penghayatan yang mendalam, sehingga lantunan ayat yang dibacanya terasa hidup dan menyentuh hati. Ketika juri memberikan sambungan ayat secara acak, ia mampu melanjutkannya dengan lancar dan tepat. Keteguhan sikap, fokus, serta adab yang santun di hadapan dewan juri menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih posisi Juara 2.
Prestasi tersebut tentu tidak diraih dalam waktu singkat. Sebelum perlombaan, Naufal mendapatkan bimbingan intensif dari Ustadzah Tarmini, S.Pd., Gr. Prosesi latihan dilakukan secara terjadwal dan terstruktur. Setiap hari, ia melakukan muraja’ah hafalan dengan disiplin, memperbaiki tajwid dan makhraj huruf secara detail, serta melatih mental dengan simulasi tanya jawab seperti suasana lomba. Ustadzah Tarmini dengan sabar menyimak, mengoreksi, dan memberikan motivasi agar Naufal tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga mantap dalam kepercayaan diri. Latihan demi latihan dijalani dengan kesungguhan, hingga hafalan terasa semakin kokoh dan terpatri dalam ingatan.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari dukungan program unggulan sekolah, yaitu T2Q (Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an), yang menjadi ciri khas SMP IT Al-Kautsar sebagai sekolah berbasis Islam terpadu. Program T2Q dirancang untuk membina kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, memperkuat hafalan, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Melalui pembinaan rutin, setoran hafalan, dan pendampingan intensif, para murid dilatih untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. T2Q bukan sekadar program akademik, tetapi jalan pembentukan karakter Qur’ani yang kokoh dan berakhlak mulia.
Momen paling mendebarkan adalah saat pengumuman pemenang. Para peserta menunggu dengan hati berdebar. Ketika nama “M. Naufal Muzaki” disebut sebagai Juara 2, rasa syukur segera terucap dari lisannya. Dengan langkah mantap, ia naik ke atas panggung untuk menerima piala, sertifikat, dan uang penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraihnya. Senyum haru terpancar di wajahnya, menyadari bahwa setiap usaha, doa, dan dukungan telah membuahkan hasil yang indah.
Kabar bahagia tersebut segera disampaikan oleh guru pembimbing kepada keluarga besar SMP IT Al-Kautsar. Rasa bangga dan syukur menyelimuti lingkungan sekolah. Prestasi Naufal menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten serta semangat belajar yang tinggi mampu melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan.
Ibu Kepala Sekolah, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Beliau menuturkan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa hafalan Al-Qur’an bukan hanya menjadi target program, tetapi benar-benar tumbuh dalam diri murid. “Kami bangga atas capaian Naufal Muzaki. Semoga hafalan Al-Qur’an yang dijaga menjadi cahaya dalam hidup, memuliakan orang tuanya, dan membawa keberkahan bagi sekolah. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk semakin mencintai Al-Qur’an.”

Ustadzah Tarmini juga menambahkan ungkapan haru dan kebanggaannya. “Sejak awal, Naufal menunjukkan kesungguhan yang luar biasa dalam menjaga hafalannya. Ia rutin muraja’ah tanpa harus selalu diingatkan dan memiliki adab yang baik saat belajar. Saya selalu menekankan bahwa yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana kita menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Alhamdulillah, Allah memberikan hasil terbaik atas ikhtiarnya. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian yang lebih tinggi dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat setianya dan semoga Naufal terus istiqamah dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk semakin semangat menghafal.”
Wali kelas VII Abu Bakar, Ibu Rina Mustikawati, S.Pd., Gr., turut menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian tersebut. Beliau menuturkan bahwa Naufal adalah sosok murid yang tenang, konsisten, dan bertanggung jawab dalam setiap amanah yang dijalankan. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa komitmen dan ketekunan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an mampu melahirkan hasil yang membanggakan. Semoga pencapaian Naufal dapat memotivasi seluruh murid, khususnya kelas VII Abu Bakar, untuk terus bersemangat dalam belajar dan menguatkan hafalan.”
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya.” (QS. Al-Hijr: 9). Dalam hadis riwayat Muslim juga disebutkan, “Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya.”
Semoga langkah Naufal dalam menjaga hafalan menjadi bagian dari janji kemuliaan tersebut.
Prestasi ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah-langkah besar berikutnya. SMP IT Al-Kautsar berkomitmen untuk terus membimbing dan membersamai seluruh murid dalam perjalanan menghafal Al-Qur’an. Melalui program T2Q dan pembinaan yang berkelanjutan, sekolah siap menjadi rumah tumbuhnya generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh imannya, indah akhlaknya, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan izin Allah, dari sinilah akan lahir penjaga-penjaga Kalamullah yang kelak menerangi peradaban. Aamiin.
