Langkah Pasti Menuju Prestasi: Kafi Ferdianda Alfebi Murid SMP IT Al-Kautsar Raih Harapan 3 Lomba UKT di Ajang Yasmi Science and Smart Competition 2026

Tanggal 6–7 Februari 2026 menjadi hari yang berbeda bagi Kafi Ferdianda Alfebi, murid kelas IX Hamzah SMP IT Al-Kautsar. Pagi itu udara terasa sedikit lebih tegang dari biasanya. Bukan karena cuaca, melainkan karena ada harapan dan semangat yang menyelimuti langkahnya menuju lokasi lomba yang diselenggarakan oleh MAS Yasmi Duri.

Ajang Yasmi Science and Smart Competition tahun ini mempertemukan para peserta terbaik dari SMP dan MTs se-Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, dan Pinggir. Setiap peserta datang membawa keyakinan dan usaha terbaik mereka. Ruang lomba dipenuhi wajah-wajah serius namun penuh tekad. Suasana terasa hening, hanya terdengar suara notifikasi sesekali dan ketukan jari yang lincah di layar ponsel.

Ya, lomba kali ini memang berbeda. Teknis pelaksanaannya dilakukan secara digital. Setiap peserta menjawab soal menggunakan HP melalui link yang telah dibagikan panitia. Begitu aba-aba dimulai, semua mata tertuju pada layar masing-masing. Soal-soal yang muncul bukan hanya satu bidang, melainkan kombinasi IPA, IPS, dan Matematika. Benar-benar menguji ketelitian, kecepatan berpikir, sekaligus ketahanan fokus.

Di tengah suasana yang serius itu, Kafi terlihat tenang. Sesekali ia menarik napas panjang sebelum menjawab soal berikutnya. Ada rasa gugup, tentu saja. Namun lebih besar dari itu adalah keinginan untuk memberikan yang terbaik. Ia tahu, ini bukan sekadar lomba biasa. Ini adalah kesempatan untuk menguji diri, membuktikan hasil belajar selama ini, dan membawa nama baik sekolah tercinta.

Perlombaan dilalui dengan penuh konsentrasi. Setelah sesi selesai, para peserta saling berbagi cerita, ada yang merasa soal Matematika cukup menantang, ada yang mengatakan bagian IPA cukup mengecoh. Namun semuanya sepakat, lomba ini benar-benar mengasah kemampuan berpikir cepat dan tepat.

Hari kedua menjadi momen yang paling dinanti. Pengumuman hasil lomba dibacakan satu per satu. Ketika nama “Kafi Ferdianda Alfebi” disebut sebagai peraih Harapan 3 Lomba Ujian Kompetensi Tertulis, suasana mendadak terasa berbeda. Ada rasa lega, haru, sekaligus bangga yang menyatu. Senyum Kafi mengembang, dan tentu saja kabar itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar SMP IT Al-Kautsar.

Prestasi ini bukan hanya tentang sebuah piala atau sertifikat. Ini tentang proses, tentang keberanian untuk mencoba, dan tentang usaha yang tidak pernah sia-sia. Di tengah padatnya aktivitas kelas IX yang sudah mulai bersiap menuju kelulusan, Kafi membuktikan bahwa semangat berprestasi tetap bisa menyala.

Wali kelas IX Zubair, Ibu Rolli Delfera, S.Pd., Gr, menyampaikan apresiasinya dengan penuh rasa bangga. Beliau mengatakan, “Alhamdulillah, Ibu sangat bangga dengan pencapaian Kafi. Prestasi ini menunjukkan bahwa kerja keras dan kesungguhan dalam belajar tidak pernah mengkhianati hasil. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain.”

Pembimbing lomba, Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd., Gr, juga menyampaikan rasa syukurnya. Dalam pernyataannya beliau mengatakan, “Kafi telah menunjukkan ketekunan dan tanggung jawab selama masa persiapan. Ibu melihat semangat belajarnya luar biasa. Harapan 3 ini bukan akhir, tetapi awal untuk prestasi-prestasi berikutnya. Teruslah rendah hati dan jangan berhenti belajar.”

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, turut memberikan apresiasi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Prestasi ini adalah kebanggaan bagi sekolah. Kami sangat mengapresiasi usaha Kafi dan dukungan dari para guru pembimbing. Semoga keberhasilan ini menjadi bukti bahwa murid-murid SMP IT Al-Kautsar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat kecamatan bahkan lebih luas lagi.”

Prestasi yang diraih Kafi ini adalah persembahan yang sangat indah sebelum menuntaskan masa belajarnya di SMP IT Al-Kautsar. Ini menjadi tanda bahwa setiap proses yang dijalani selama tiga tahun membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga ini menjadi kenangan manis sekaligus motivasi untuk melangkah ke jenjang berikutnya.

Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena diraih menjelang akhir masa belajar di bangku SMP. Seakan menjadi hadiah perpisahan yang manis, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk guru-guru yang telah membimbing dengan sabar.

Di balik pencapaian Harapan 3 ini, ada doa orang tua yang tidak pernah putus, ada bimbingan guru yang tulus, dan ada usaha yang terus dijaga meski lelah sering datang. Kafi telah membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju keberhasilan.

Semoga prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang yang lebih gemilang. Dan bagi keluarga besar SMP IT Al-Kautsar, kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap murid memiliki potensi luar biasa yang hanya perlu diasah, didukung, dan diberi kesempatan untuk bersinar.