Kreativitas dari Tutup Botol: Kokurikuler Kelas VII SMP IT Al-Kautsar Membuat Vas Bunga dan Tempat Tisu

SMP IT Al-Kautsar terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi murid. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kokurikuler pembuatan vas bunga dan tempat tisu dari tutup botol plastik yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII pada Tahun Pelajaran 2025/2026.

Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kreativitas, kerja sama, serta kepedulian murid terhadap lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna.

Kegiatan kokurikuler ini difasilitasi oleh para guru, yaitu Ibu Cynthia Maristanty, S.Pd., Ibu Wella Meliza, S.Pd., Gr, Ibu Mechi Erniza, S.H., Gr, Ibu Dita Puspita Sari, S.Pd., Gr, dan Ibu Nenny Nora Nasution, S.Pd., Gr.

Para guru fasilitator berperan aktif dalam mendampingi, membimbing, serta memberikan arahan kepada murid selama proses pembuatan proyek berlangsung, mulai dari tahap perencanaan hingga penyelesaian hasil karya.

Proyek pembuatan vas bunga dan tempat tisu ini dilaksanakan secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari beberapa murid yang bekerja sama menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Adapun alat dan bahan yang digunakan antara lain tutup botol plastik berbagai warna, gunting, lem tembak, kardus bekas, cutter, penggaris, jangka.

Dalam pelaksanaannya, murid terlihat antusias dan aktif berpartisipasi. Mereka memulai kegiatan dengan menyusun rencana desain produk yang akan dibuat, menentukan pola penempelan tutup botol, serta membagi tugas di dalam kelompok.

Ada murid yang bertugas memotong bahan, menata tutup botol, menempel, hingga menghias produk agar terlihat menarik dan rapi.

Guru fasilitator senantiasa mendampingi murid, memberikan arahan teknis, serta mendorong murid untuk saling berdiskusi dan bekerja sama dengan baik.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Murid belajar untuk bersabar, teliti, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban.

Melalui proses ini, murid tidak hanya menghasilkan sebuah produk, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang melatih kreativitas, komunikasi, serta kemampuan memecahkan masalah secara bersama-sama.

Hasil dari kegiatan kokurikuler ini berupa vas bunga dan tempat tisu yang unik dan menarik dengan beragam desain dan kombinasi warna.

Setiap kelompok berhasil menghasilkan karya yang fungsional dan bernilai estetika. Produk yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk memperindah ruang kelas sekaligus menjadi bukti nyata bahwa barang bekas dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Selain antusias selama proses pengerjaan, murid juga tampak bangga dengan hasil karya yang telah mereka buat dan hasilkan. Setelah vas bunga dan tempat tisu selesai, murid dengan percaya diri menunjukkan hasil proyek kelompoknya kepada guru fasilitator dan teman-teman.

Raut wajah gembira dan rasa puas terlihat jelas ketika murid menyadari bahwa tutup botol plastik yang awalnya dianggap sebagai barang bekas dapat diubah menjadi produk yang indah dan bermanfaat. Kebanggaan ini menjadi motivasi tersendiri bagi murid untuk terus berkreasi, menghargai proses, serta menumbuhkan rasa percaya diri atas kemampuan yang mereka miliki.

Koordinator kokurikuler SMP IT Al-Kautsar, Ibu Willa Octania, S.Pd., Gr, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
Kegiatan kokurikuler ini menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan abad 21, seperti kerja sama dan berpikir kreatif. Kami berharap melalui proyek sederhana ini, murid semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu melihat peluang dari hal-hal yang ada di sekitar mereka,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, juga memberikan tanggapannya.
Kegiatan ini sangat positif karena mengajarkan murid untuk berkreasi, berkolaborasi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap pengalaman belajar seperti ini dapat membentuk karakter murid yang mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Salah satu murid kelas VII turut mengungkapkan kesannya mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan ini sangat menyenangkan karena kami bisa bekerja bersama teman-teman dan membuat barang dari tutup botol bekas. Saya jadi lebih paham bahwa barang bekas khususnya tutup botol bisa dijadikan sesuatu yang berguna dan indah,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan kokurikuler pembuatan vas bunga dan tempat tisu ini, SMP IT Al-Kautsar berharap murid dapat terus mengembangkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta keterampilan bekerja dalam tim. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan variasi proyek yang lebih beragam, sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang semakin bermakna bagi murid.