
Suasana hangat penuh keberkahan masih begitu terasa meski bulan suci Ramadhan telah berlalu. Di Aula SMP IT Al-Kautsar, momen kebersamaan kembali terajut melalui kegiatan Halal Bihalal BPI (Bina Pribadi Islam) yang dilaksanakan secara bertahap per tingkat.

Para murid datang bersama kelompok BPI masing-masing, duduk berkelompok dengan rapi didampingi oleh para mentor. Terlihat keakraban yang terjalin, canda ringan sesekali muncul, namun tetap dalam suasana yang tertib dan penuh adab.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat semangat ibadah para murid.
Kegiatan diawali dengan BPI kelas VIII pada hari Rabu, 1 April 2026 pukul 10.40 WIB, dilanjutkan dengan kelas IX di hari yang sama pukul 13.00 WIB, dan ditutup oleh kelas VII pada hari Kamis, 2 April 2026 pukul 13.00 WIB. Setiap sesi dilaksanakan di Aula SMP IT Al-Kautsar dengan suasana yang tertib namun tetap hangat dan penuh kekeluargaan.
Sebelum memasuki inti kebersamaan, para murid terlebih dahulu disuguhkan dengan tausiyah yang menyejukkan hati.
Pada BPI kelas VII, tausiyah disampaikan oleh Bapak Fadly Mart Gultom, S.Pd.I., M.Pd., CEIC. Sementara itu, kelas VIII mendapatkan siraman rohani dari Bapak Irham, S.Ag. Adapun kelas IX oleh Bapak Andri Antoni, S.Pd., I., Gr.
Ketika tausiyah dimulai, suasana aula perlahan menjadi lebih hening. Seluruh murid memusatkan perhatian kepada pemateri yang menyampaikan pesan-pesan penuh hikmah. Dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh, pemateri mengajak murid untuk merenungi kembali perjalanan ibadah selama bulan Ramadhan, sekaligus memotivasi agar semangat tersebut tidak pudar setelahnya. Pemateri mengajak murid untuk tidak menjadikan Ramadhan sebagai akhir dari semangat ibadah, melainkan sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Para murid tampak khusyuk menyimak setiap pesan yang disampaikan. Sesekali terlihat anggukan kecil, tanda bahwa nasihat tersebut menyentuh hati mereka.

Dalam tausiyahnya, para pemateri menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah, memperbaiki akhlak, serta mempererat hubungan dengan sesama.

Sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini seakan menjadi ruh dari kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan dalam menguatkan rasa cinta, kepedulian, dan kebersamaan di antara sesama.
Dalam tausiyah yang disampaikan, para pemateri juga mengingatkan bahwa keindahan seorang muslim tidak hanya tampak dari ibadahnya, tetapi juga dari akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari. Murid diajak untuk senantiasa menjaga lisan agar hanya terucap kata-kata yang baik dan menyejukkan, karena lisan yang terjaga adalah cerminan hati yang bersih. Selain itu, mereka juga diingatkan untuk membiasakan wajah yang berseri dengan senyuman, sebab senyum adalah sedekah yang ringan namun bernilai besar di sisi Allah.
Tidak hanya itu, para murid juga diajak untuk menjadikan tangan sebagai sarana untuk memberi, bukan meminta, serta menumbuhkan hati yang penuh kasih sayang kepada sesama. Dengan lisan yang terjaga, wajah yang ramah, tangan yang ringan berbagi, dan hati yang lembut, diharapkan setiap murid mampu menjadi pribadi muslim yang membawa kebaikan dan keberkahan di mana pun berada.
Memasuki sesi yang paling dinanti, suasana pun berubah menjadi lebih santai dan penuh keceriaan. Para mentor BPI bersama anggota kelompok telah menyiapkan berbagai snack untuk dinikmati bersama.

Meja-meja yang telah tertata dengan aneka snack menjadi pusat perhatian dengan aneka kue yang menggugah selera.

Dengan tertib, para murid mulai mengelilingi meja. Guru membagikan piring kecil, dan satu per satu murid mengambil kue yang tersedia. Tidak ada yang berebut, semuanya berjalan dengan penuh adab dan kebersamaan.

Tawa ringan dan senyum ceria menghiasi wajah mereka, sebuah gambaran sederhana namun penuh makna tentang indahnya kebersamaan.

Tampak wajah-wajah ceria dan penuh semangat menghiasi kegiatan tersebut. Tawa ringan, obrolan hangat, serta kebersamaan yang terjalin menjadi pemandangan yang menenangkan hati. Para murid duduk kembali bersama kelompoknya, menikmati hidangan sambil berbincang santai dengan teman dan mentor.

Momen ini bukan sekadar makan bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara murid dan mentor, serta antar sesama murid. Dalam kebersamaan itu, terselip nilai-nilai kebersyukuran, kesederhanaan, dan kebahagiaan yang tulus.

Kepala sekolah SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., dalam kesempatan ini menyampaikan harapannya:
“Melalui kegiatan Halal Bihalal BPI ini, diharapkan seluruh murid dapat mengambil hikmah dari Ramadhan yang telah dilalui. Semoga semangat ibadah, akhlak yang baik, serta rasa kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan indah dalam akhlak.”
Halal Bihalal BPI SMP IT Al-Kautsar bukan sekadar agenda rutin pasca Ramadhan, tetapi menjadi momen berharga untuk merekatkan hati, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat baru dalam beribadah. Di tengah kesederhanaan acara, tersimpan makna yang mendalam tentang arti kebersamaan dan persaudaraan dalam Islam.
Semoga kegiatan ini menjadi salah satu wasilah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, saling mencintai karena Allah, serta senantiasa istiqamah dalam kebaikan. Karena sejatinya, Ramadhan boleh saja berlalu, namun semangatnya harus tetap hidup dalam setiap langkah kehidupan kita.
Video Dokumentasi :
Kelas 7 : https://www.instagram.com/reel/DWqd80Ek7Zv/?igsh=MTlocG5ja3E5ZDVxbQ==
Kelas 8 : https://www.instagram.com/reel/DWqd2O_E6kt/?igsh=OHhka3p3YThzOXJo
Kelas 9 : https://www.instagram.com/reel/DWqdx4DE0Jh/?igsh=MTB1cHczejNiNWMxeQ==
