Guru SMP IT Al-Kautsar Ikuti Workshop Koding & Artificial Intelligence Bersama PGSS Dikdas Bengkalis

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, dua guru SMP IT Al-Kautsar, Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd dan Ibu Nur Fadilatul Hasanah, S.Pd, turut serta dalam kegiatan Workshop Koding & Artificial Intelligence (AI) yang ditaja oleh Persatuan Guru Sekolah Swasta (PGSS) Dikdas Kabupaten Bengkalis bekerja sama dengan Penerbit Erlangga.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, bertempat di Aula Sekolah Alam Duri, Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau. Workshop dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh perwakilan guru SD dan SMP Swasta se-Kabupaten Bengkalis.

Workshop ini bertujuan membekali para guru dengan pemahaman mendalam tentang koding (coding) dan kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin relevan dalam dunia pendidikan.

Workshop ini juga merupakan bentuk implementasi dari 17 Program Prioritas Presiden, khususnya dalam bidang pendidikan, yaitu pembelajaran adaptif dan bermakna. Program ini menekankan perlunya pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga relevan dengan perkembangan zaman, salah satunya melalui penguasaan koding dan kecerdasan artifisial (AI).

Dengan bekal ini, guru diharapkan mampu melatih peserta didik agar lebih siap menghadapi tantangan era digital, berpikir kritis, serta memiliki keterampilan problem solving yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, PGSS Dikdas Bengkalis menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu  Bapak Taufik Bambang, IP., S.Pd., M.Pd yang menyampaikan materi seputar pembelajaran berbasis koding, penerapan AI di dunia pendidikan, serta strategi integrasi teknologi dalam kurikulum sekolah. Selain itu materi yang disampaikan diantaranya perbandingan informatika dengan Koding dan KA, metode pembelajaran Koding dan KA, pengembangan Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Koding dan KA, Strategi pembelajaran berbasis Koding,.

Dalam sesi penyampaian materi, peserta mendapatkan wawasan tentang prinsip berpikir komputasional yang terdiri atas:

  1. Dekomposisi – membagi permasalahan menjadi bagian-bagian kecil.

  2. Pattern Recognition – mengenali pola dari permasalahan berulang.

  3. Abstraksi – fokus pada inti masalah yang relevan.

  4. Algorithmic Thinking – berpikir sistematis dengan langkah-langkah logis.

Selain itu, para peserta juga diperkenalkan dengan literasi digital, analisis data, algoritma pemrograman, hingga prinsip-prinsip dasar dalam pembelajaran AI, termasuk human-centered mindset, ethics of AI, AI techniques and applications, serta AI system design.

Materi workshop juga menekankan bahwa koding bisa diintegrasikan dalam pembelajaran dengan tiga pendekatan utama:

  • Adopsi langsung – menjadikan coding sebagai mata pelajaran pilihan.

  • Integrasi lintas disiplin ilmu – mengaitkan prinsip berpikir komputasional dalam berbagai mata pelajaran.

  • Kokurikuler – menjadikannya bagian dari kegiatan atau tema khusus di sekolah.

Melalui cara tersebut, guru diharapkan dapat memperkaya proses belajar-mengajar, sekaligus melatih peserta didik agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan sistematis.

Berikut ini merupakan materi lebih lanjut mengenai Kecerdasan Artificial (KA) :

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M., S.Pd., M.M, memberikan apresiasi penuh atas keikutsertaan guru-gurunya dalam workshop ini.

“Kami sangat mendukung setiap program yang berorientasi pada pengembangan kompetensi guru. Workshop Koding & AI ini adalah langkah penting dalam menyiapkan pendidik yang adaptif terhadap perubahan zaman. Kami berharap ilmu yang diperoleh Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd dan Ibu Nur Fadilatul Hasanah, S.Pd dapat ditransfer kepada peserta didik dan rekan sejawat, sehingga SMP IT Al-Kautsar semakin unggul dalam memberikan pendidikan berkualitas.”

Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan ini:

“Workshop ini membuka wawasan saya bahwa koding dan AI tidak hanya milik mahasiswa atau kalangan profesional, tetapi bisa diterapkan sejak dini. Materi berpikir komputasional, literasi digital, dan algoritma pemrograman sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas.”

Senada dengan itu, Ibu Nur Fadilatul Hasanah, S.Pd menambahkan:

“Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Saya merasa termotivasi untuk mencoba mengintegrasikan koding dan AI dalam pembelajaran, baik secara langsung melalui projek maupun secara lintas disiplin dengan mata pelajaran lain. Sehingga, peserta didik bisa belajar lebih kreatif dan inovatif.”

Kehadiran Ibu Silvia Rahmadayanti, S.Pd dan Ibu Nur Fadilatul Hasanah, S.Pd dalam workshop ini menjadi bukti komitmen SMP IT Al-Kautsar dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kedua guru dapat membawa ilmu yang diperoleh untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga peserta didik SMP IT Al-Kautsar mampu berkembang tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam penguasaan keterampilan abad 21.

PGSS Dikdas Kabupaten Bengkalis bersama Penerbit Erlangga berkomitmen terus menghadirkan program peningkatan kompetensi guru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Melalui workshop ini, diharapkan para guru tidak hanya siap menghadapi tantangan era digital, tetapi juga mampu menumbuhkan generasi yang melek teknologi, kreatif, dan berdaya saing global.