
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP IT Al-Kautsar, yakni Ibu Reza Lusiana, S.Psi., Gr., Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi., dan Ibu Tarmini, S.Pd., mengikuti kegiatan Pelatihan Bimbingan & Konseling yang ditaja oleh Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Korwil III Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 pukul 08.00 sampai selesai di SMAN 2 Mandau dengan tema “Implementasi Metode Deep Learning terhadap Kurikulum Merdeka pada Bimbingan dan Konseling serta Menguatkan Peranan Bimbingan dan Konseling dengan 7 Jurus BK Hebat.”.

Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Bapak Munawir, S.Pd., M.Pd., Dosen Bimbingan & Konseling FKIP Universitas Riau serta Bapak Kasmariadi Dahlan, S.Pd., Gr., Fasilitator Nasional Bimbingan dan Konseling.

Bapak Munawir, S.Pd., M.Pd dalam pemaparannya menekankan pentingnya pembelajaran mendalam (deep learning) dalam layanan BK.

Menurutnya, pendekatan ini dapat membantu peserta didik memahami permasalahan secara lebih komprehensif, sehingga menghasilkan solusi yang tidak hanya sesaat tetapi juga berkelanjutan.

Sementara itu, Bapak Kasmariadi Dahlan, S.Pd., Gr. menyampaikan materi yang tidak kalah penting, yaitu tentang Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) yang berfokus pada penguatan kecerdasan emosional peserta didik.

Beliau juga memaparkan tentang proyeksi peserta bimbingan dan teknis 7 Jurus BK Hebat, yang menjadi strategi konkret dalam memperkuat peranan guru BK di sekolah. Melalui 7 jurus ini, diharapkan layanan BK dapat menjadi lebih bermakna, solutif, dan menyentuh seluruh kebutuhan peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para guru BK diajak untuk memperkuat peranan mereka di sekolah dengan mengintegrasikan metode pembelajaran mendalam serta keterampilan sosial emosional peserta didik agar tercapai pendidikan yang lebih adaptif dan bermakna sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka.

Kegiatan tidak hanya berisi materi, tetapi juga diselingi dengan ice breaking seru yang membuat suasana menjadi lebih hidup, hangat, dan menyenangkan. Hal ini membuat para peserta tetap antusias dari awal hingga akhir acara.


Menariknya, salah satu guru BK SMP IT Al-Kautsar, Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi., berhasil mendapatkan hadiah dalam sesi diskusi setelah memberikan jawaban terbaik atas pertanyaan dari narasumber. Hal ini menambah semangat dan antusiasme peserta pelatihan.

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M., S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keikutsertaan guru-guru BK dalam pelatihan ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling. Dengan adanya pelatihan seperti ini, kami berharap guru BK SMP IT Al-Kautsar dapat semakin profesional, inovatif, serta mampu memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik, khususnya dalam menghadapi tantangan era Kurikulum Merdeka.”
Ketiga guru BK SMP IT Al-Kautsar juga memberikan kesan dan ucapan terkait pengalaman mereka mengikuti pelatihan ini:
-
Ibu Reza Lusiana, S.Psi., Gr.:
“Pelatihan ini memberikan wawasan baru terutama dalam penerapan metode deep learning di bidang BK. Saya merasa lebih siap untuk mengintegrasikan pendekatan ini dalam mendampingi peserta didik agar lebih berkembang secara akademik maupun sosial emosional.”
-
Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi.:
“Saya sangat bersyukur bisa berpartisipasi aktif dalam diskusi dan mendapat hadiah dari narasumber. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkontribusi lebih banyak dalam pengembangan BK di sekolah.”
-
Ibu Tarmini, S.Pd.:
“Materi mengenai 7 Jurus BK Hebat sangat menginspirasi saya. Saya yakin dengan penerapan strategi ini, layanan BK di SMP IT Al-Kautsar akan semakin efektif dalam membimbing peserta didik menghadapi berbagai tantangan.”

Keikutsertaan guru BK SMP IT Al-Kautsar dalam pelatihan ini, diharapkan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah semakin bermutu, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era Kurikulum Merdeka.
