
SMP IT Al-Kautsar kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun budaya literasi melalui pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Tahun Pelajaran 2025/2026, yang diselenggarakan pada Senin, 15 Desember 2025 bertepatan dengan 24 Jumadil Akhir 1447 H.
Mengusung tema “Dengan Gerakan Literasi Sekolah, Membentuk Generasi Cerdas, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia” serta slogan “Suara Kata, Cahaya Karya”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menumbuhkan kecintaan murid terhadap dunia literasi, baik baca, tulis, maupun ekspresi kreatif.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak semarak. Murid-murid putra (Arrijal) dan putri (Annisa) dari setiap kelas mengikuti berbagai perlombaan literasi yang telah disiapkan panitia dengan penuh antusias. Kegiatan GLS ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran yang menyenangkan, inspiratif, dan sarat nilai karakter.
Empat jenis lomba diselenggarakan dalam kegiatan ini, yaitu lomba puisi, poster digital, mendongeng, dan menulis cerpen. Lomba puisi dan mendongeng dipusatkan di Aula YPIT Al-Kautsar, sementara lomba menulis cerpen dan poster digital dilaksanakan di Laboratorium TIK, yang telah disetting sedemikian rupa agar mendukung kenyamanan dan konsentrasi peserta.
Pada lomba puisi, suasana aula terasa khidmat dan penuh penghayatan. Para peserta tampil percaya diri membawakan puisi-puisi karya sastrawan nasional, yaitu Menatap Merah Putih karya Sapardi Djoko Damono, Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini karya Taufik Ismail, dan Suara Malam karya Chairil Anwar.




Setiap bait puisi dilantunkan dengan intonasi, ekspresi, dan penghayatan yang mendalam, mencerminkan kemampuan murid dalam memahami makna kata dan rasa bahasa.



Dari kategori Annisa, juara pertama diraih oleh Hanifa Nadhira Auji (Kelas VII Aisyah), juara kedua Latifah Aura Sakinah (Kelas VIII Fatimah), dan juara ketiga Fara Nabila (Kelas IX Asma’).


Sementara itu, dari kategori Arrijal, juara pertama diraih oleh Azriel Putra Anugrah (Kelas VIII Ja’far), juara kedua Muhammad Fitra (Kelas IX Zubair), dan juara ketiga Baihaqi Abdullah (Kelas VII Usman).



Lomba menulis cerpen menghadirkan suasana yang tenang namun penuh kesungguhan. Para peserta menuangkan ide dan gagasan mereka secara mandiri dengan tema Budaya Sekolah, minimal 1.000 kata.

Cerita-cerita yang lahir menggambarkan pengalaman murid tentang nilai disiplin, kebersamaan, adab, serta pembiasaan positif di lingkungan sekolah.

Dari kategori Annisa, juara pertama diraih oleh Adzkia Hani (Kelas IX Asma’), juara kedua Nayla Zahra Maharani (Kelas IX Khadijah), dan juara ketiga Apta Naia Naisya Tanjung (Kelas VIII Aminah).


Sedangkan dari kategori Arrijal, juara pertama diraih oleh Abdul Hanif (Kelas VIII Ja’far), juara kedua Abdurrahman Rifa’i (Kelas VIII Ali), dan juara ketiga Prabu Hadi Wijaya (Kelas IX Umar).



Pada lomba poster digital, Laboratorium TIK dipenuhi kreativitas visual murid. Menggunakan aplikasi Canva, peserta merancang poster bertema promosi sekolah dan program unggulan SMP IT Al-Kautsar.


Perpaduan warna, tipografi, dan pesan visual menunjukkan kemampuan murid dalam menyampaikan ide secara komunikatif dan menarik.


Dari kategori Annisa, juara pertama diraih oleh Sabrina Azilia Faidiga (Kelas VIII Aminah), juara kedua Khaira Muthya (Kelas IX Asma’), dan juara ketiga Chiara Maulani Kayyisah (Kelas IX Khadijah).



Dari kategori Arrijal, juara pertama diraih oleh Yusuf Abdila (Kelas VIII Ja’far), juara kedua Zano Najmi (Kelas IX Hamzah), dan juara ketiga M. Raihan Alfarisy (Kelas IX Umar).



Sementara itu, lomba mendongeng menjadi salah satu penampilan yang paling memikat perhatian. Dengan tema Cerita Rakyat dari Riau dan durasi maksimal 10 menit, peserta menampilkan dongeng dengan ekspresi, intonasi, dan gerak yang hidup.


Penonton larut dalam alur cerita yang disampaikan, seakan diajak menjelajahi kearifan lokal tanah Melayu.



Dari kategori Annisa, juara pertama diraih oleh Queen Shakira Arianti (Kelas IX Asma’), juara kedua Haurin Azzahra Alfia H. (Kelas VIII Fatimah), dan juara ketiga Ludwigia Zataleya Paramruay (Kelas VIII Aminah).

Dari kategori Arrijal, juara pertama diraih oleh M. Raihan Alfarisy (Kelas IX Umar), juara kedua Aditia Falih Pratama (Kelas VII Abu Bakar), dan juara ketiga Ibnu Safiq Ibrahim M (Kelas IX Zubair).



Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap seluruh murid dan panitia. Beliau menegaskan bahwa Gerakan Literasi Sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk membentuk generasi yang berpikir kritis, kreatif, berprestasi, serta berakhlak mulia. Beliau berharap budaya membaca dan menulis terus tumbuh dalam keseharian murid, baik di sekolah maupun di luar sekolah, sebagai bekal menghadapi masa depan.

Ketua panitia kegiatan GLS, Ibu Chindy Nurfadillah, S.Pd., Gr, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh murid, guru, serta dukungan panitia yang terdiri dari Ibu Ginanti Safitri, S.Pd., Gr dan Ibu Annisa Aulia, M.Pd selaku sekretaris. Beliau mengapresiasi kontribusi murid yang telah mengikuti lomba dengan penuh semangat dan sportivitas. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengucapkan selamat kepada Ibnu Safiq Ibrahim M dari Kelas IX Zubair yang ditetapkan sebagai Duta Literasi SMP IT Al-Kautsar, karena konsistensinya dalam membaca, keaktifannya mengunjungi perpustakaan, serta keteladanannya dalam menumbuhkan semangat literasi di kalangan teman-temannya.

Sebagai Duta Literasi, Ibnu Safiq Ibrahim M menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak sekolah, guru, dan teman-teman yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ibnu berharap penunjukan ini menjadi motivasi bagi dirinya dan seluruh murid untuk semakin mencintai buku, rajin membaca, dan berani berkarya. Ia juga mengajak teman-temannya untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup, karena dari membaca lahir pengetahuan, dan dari menulis terlahir karya yang bermanfaat.
Melalui Gerakan Literasi Sekolah ini, SMP IT Al-Kautsar kembali menegaskan bahwa literasi adalah cahaya yang menerangi jalan generasi muda.

Dengan suara kata yang jujur dan karya yang bermakna, murid-murid SMP IT Al-Kautsar diharapkan tumbuh menjadi insan pembelajar sepanjang hayat yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.
