
SMP IT Al-Kautsar kembali menorehkan kebanggaan dalam bidang keislaman. Salah satu peserta didik terbaik dari kelas IX Hamzah, Adzaki Awi Fadhiliano, berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an dan diwisuda pada 26–27 Mei 2025 / 28–29 Dzulkaidah 1446 H dalam rangkaian acara Wisuda Tahfidz Lintas Usia Angkatan XV yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Kautsar.
Momen haru menyelimuti saat Adzaki mempersembahkan mahkota kehormatan kepada ibundanya sebagai simbol kemuliaan bagi orang tua dari penghafal Al-Qur’an. Dengan mata berkaca-kaca dan suara yang bergetar, Adzaki menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada sang Ibunda tercinta:
“Bunda…
terimakasih tak terhingga
Bunda selalu ada tak pernah lelah mendukung cita-cita Zaki.
Doa dari Bunda dan penguatan setiap hari ke Zaki hingga dititik ini.
Bunda…
terimakasih atas kerja kerasnya.
Bunda…
terimakasih atas sabar dan peluk setiap hari yang Zaki dapatkan.
Doa dan air mata dari Bunda adalah alasan Zaki bisa menyelesaikan hafalan.
Hari ini Zaki bangga bukan karena hebat tapi karena Allah yang meridhoi.
Semoga hal ini menjadi amal yang terus mengalir untuk Zaki, Ayah dan Bunda yang selalu menginspirasi Zaki.
Terimakasih Ayah dan Bunda atas cinta tulusnya untuk Zaki.
Semoga kelak mahkota dan jubah akan Ayah Bunda kenakan di surga tempat kita semua dipertemukan. Aamiin Ya Rabbal Alamiin“
Sang ibunda yaitu Bunda Winni pun tak mampu menahan rasa harunya. Dengan penuh cinta dan bangga, beliau menyampaikan:
“Alhamdulillah, Hari ini Zaki benar-benar membuktikan janji dimana awal kelas VII Zaki bilang “Bun doakan Zaki, ridho terus dengan Zaki supaya Zaki bisa hafal 30 juz kelas IX nanti”, dan Alhamdulillah hari ini Zaki tepati, Bunda sangat bangga nak, Ayah pastinya juga bangga disana, tapi jangan cepat berpuas hati dengan apa yang Zaki dapatkan hari ini, tetaplah menjadi anak yang rendah hati, Bunda ridho, dan selalu mendoakan yang terbaik untuk Zaki. Tetap istiqomah dalam menjaga hafalan. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjalani segala aktivitas dalam kehidupan sehari-hari ”
Momen haru ini pun juga turut menyelimuti seluruh wisudawan/ti serta para guru, ustadz dan ustadzah menyaksikan pemandangan luar biasa kisah insipirasi menyejukkan hati bagi siapapun yang melihatnya.
Apresiasi juga datang dari berbagai pihak. Bapak Hj. Yulizar Uyun, selaku Ketua Yayasan Al-Kautsar, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas capaian Adzaki dan memberikan sertifikat penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan dedikasi yang luar biasa.

Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., selaku Kepala SMP IT Al-Kautsar, menyampaikan:
“Ananda Adzaki adalah contoh nyata bahwa semangat, kesungguhan, dan dukungan dari orang tua mampu membuahkan hasil yang luar biasa. Kami sangat bangga. Semoga Adzaki menjadi inspirasi bagi teman-temannya untuk lebih mencintai dan mendalami Al-Qur’an.”
Seluruh guru SMP IT Al-Kautsar, termasuk para ustadz dan ustadzah dari Tim Tahsin Tahfidz Al- Qur’an (T2Q), juga turut bangga dan bersyukur atas prestasi ini. Semoga langkah Adzaki selalu dalam lindungan Allah SWT dan menjadi awal dari lebih banyaknya generasi Qur’ani yang lahir dari lingkungan SMP IT Al-Kautsar.
Keutamaan menjadi penghafal Al-Qur’an tidak hanya dirasakan oleh diri Adzaki sendiri, melainkan juga bagi kedua orang tuanya. Al-Qur’an itu akan menjadi saksi, pemberi syafaat, teman dan penjaga baginya, dan barangsiapa yang keadaannya demikian berarti dia telah memberi manfaat kepada dirinya sendiri dan memberi manfaat serta kebaikan kepada keluarganya di dunia dan di akhirat.
Setiap orang beriman pasti ingin membahagiakan orangtuanya di dunia maupun di Akhirat. Kebahagiaan dan kehormatan pada Hari Kiamat merupakan tujuan hakiki yang sesungguhnya.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Siapa yang membaca Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya pada hari kiamat, yang sinarnya seperti matahari. Dan dipakaikan kepada keduanya dua jubah kemuliaan yang tidak bisa didapatkan di dunia. Keduanya berkata, ‘Mengapa kami dipakaikan ini?’ Maka dikatakan, ‘Karena anak kalian mengambil (menghafal) Al-Qur’an.'”
Hadis ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kita semua, bahwa usaha untuk menjadi keluarga Qur’ani akan membawa keberkahan yang luar biasa, baik di dunia maupun di akhirat.


