
SMP IT Al-Kautsar terus memberikan penguatan pendidikan karakter dan pembinaan keislaman kepada murid, khususnya dalam menghadapi fase akil balig. Salah satunya melalui kegiatan Evaluasi Bina Pribadi Islam (BPI) tentang Perkembangan Kompetensi Akil Balig Kelas VII, yang menghadirkan Bapak Fadly M. Gultom., S.Pd.I., M.Pd., Gr., CIEC., CCP selaku Pengawas Program Pendidikan Akil Balig Kelas VII SMP IT Al-Kautsar.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi murid untuk memahami bahwa memasuki usia akil balig tidak hanya ditandai dengan perubahan fisik, tetapi juga dengan tumbuhnya kemampuan berpikir, mengambil keputusan, mengendalikan diri, serta menjalankan tanggung jawab sebagai seorang muslim.

Dalam penyampaian materi, murid diperkenalkan dengan delapan kompetensi akil balig yang perlu terus dikembangkan. Kedelapan kompetensi tersebut meliputi kemampuan menyelesaikan masalah, membuat pilihan dan mengambil keputusan, memahami konsekuensi serta hubungan sebab-akibat, melakukan evaluasi diri atau muhasabah, memiliki kepedulian terhadap kebaikan, mampu berinteraksi dengan orang dewasa, bertanggung jawab, serta memiliki sikap mandiri.
Materi kemudian diperkuat dengan pembahasan mengenai ikhtilat, yaitu percampuran atau interaksi antara laki-laki dan perempuan yang tidak sesuai dengan batasan syariat. Murid diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga batas pergaulan dengan lawan jenis serta memahami berbagai risiko yang dapat muncul ketika batasan tersebut tidak dijaga.

Selain itu, pembinaan juga menekankan pentingnya menutup aurat dengan sempurna, baik bagi murid laki-laki maupun perempuan. Menutup aurat tidak hanya dipahami sebagai aturan berpakaian, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kehormatan diri dan membangun pribadi yang memiliki kesadaran terhadap nilai-nilai Islam.

Dalam kehidupan sehari-hari, murid juga mendapatkan penguatan mengenai keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan. Salah satunya adalah larangan mengendarai sepeda motor karena belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Murid juga diingatkan untuk menjauhi tindakan berbahaya seperti aksi standing atau wheelie serta balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Pembahasan tidak berhenti pada keselamatan fisik. Murid juga diajak memahami pentingnya menjaga perilaku dalam kehidupan sosial, termasuk menjauhi bullying atau perundungan. Sikap saling menghargai, peduli terhadap kebaikan, dan tidak menyakiti orang lain menjadi bagian penting dalam pembentukan pribadi yang matang.

Penguatan selanjutnya terkait pelaksanaan salat dan pembiasaan amalan yaumiah sebagai bagian dari tanggung jawab seorang muslim yang telah memasuki fase akil balig. Murid juga diingatkan untuk menjauhi rokok serta berbagai zat adiktif yang dapat membahayakan kesehatan, sekaligus menjaga diri dari pergaulan dan kebiasaan yang dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan mereka.

Melalui materi tersebut, evaluasi BPI menjadi momentum bagi murid untuk melakukan muhasabah: melihat kembali kebiasaan, pilihan, dan perilaku yang selama ini dilakukan. Fase akil balig diharapkan menjadi masa bagi murid untuk semakin mengenal tanggung jawab, belajar mengambil keputusan dengan pertimbangan yang matang, serta membangun kemandirian berdasarkan nilai-nilai Islam.

Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut beliau, pembinaan akil balig merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena murid tidak hanya perlu dibekali kemampuan akademik, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan pemahaman keislaman yang kuat.
“Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam mendampingi murid memasuki fase akil balig. Kami berharap murid mampu memahami tanggung jawabnya, menjaga diri, mengambil keputusan dengan baik, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ibu Melia Henny.
Beliau juga berharap pembinaan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi murid untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter Islami, bertanggung jawab, mandiri, dan mampu menjaga diri di tengah berbagai tantangan lingkungan maupun perkembangan zaman.
Melalui kegiatan Evaluasi BPI program akil baligh ini, SMP IT Al-Kautsar terus berkomitmen mendampingi murid dalam proses tumbuh dan berkembang, bukan hanya agar mereka memahami perubahan pada masa akil balig, tetapi juga mampu menjalani fase tersebut dengan kesadaran, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.
