Memahami Fitrah Perempuan dan Laki-Laki Melalui Materi Akil Baligh Kelas VII SMP IT Al-Kautsar

Masa remaja merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan yang ditandai dengan berbagai perubahan, baik secara fisik, psikologis, maupun emosional.

Untuk membantu murid memahami perubahan tersebut dengan baik, murid kelas VII mendapatkan pembekalan melalui Materi Akil Baligh Kelas VII dengan tema Fitrah Perempuan dan Laki-Laki.

Kegiatan ini disampaikan oleh Ustadz Fadly Mart Gultom, S.Pd.I., M.Pd., Gr., CIEC., CCP sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak para murid untuk mengenal diri, memahami fitrah sebagai laki-laki dan perempuan, serta belajar menghadapi berbagai perubahan dan perasaan yang muncul pada masa remaja.

Salah satu materi yang dibahas adalah mengenai fitrah laki-laki dan perempuan. Para murid diberikan pemahaman bahwa laki-laki dan perempuan memiliki karakteristik serta peran yang perlu dipahami dan dihargai. Pemahaman terhadap fitrah tersebut diharapkan dapat membantu murid mengenali dirinya dan menghargai orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Ustadz Fadly juga menjelaskan mengenai batasan-batasan sentuhan yang tidak boleh dilakukan. Materi ini menjadi bagian penting dalam pembekalan akil baligh agar murid memahami pentingnya menjaga batasan diri, menghormati tubuh sendiri maupun orang lain, serta mampu bersikap bijak dalam berinteraksi dengan teman.

Dari perspektif psikologi remaja, murid juga diajak memahami berbagai perubahan perasaan yang mungkin muncul ketika memasuki masa remaja. Mereka belajar bahwa munculnya rasa kagum, suka, sayang, maupun cinta merupakan bagian dari perkembangan emosi yang perlu dipahami dan dikelola secara sehat. Murid diarahkan untuk tidak terburu-buru dalam mengekspresikan perasaan, tetapi mampu mengendalikannya dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab.

Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai tugas remaja dalam mengelola perasaan secara sehat. Para murid diajak untuk mengenali perasaan yang muncul, memahami penyebabnya, serta memilih tindakan yang baik dalam merespons perasaan tersebut. Dengan demikian, murid diharapkan mampu membangun hubungan yang sehat, menjaga diri, dan tetap fokus pada perkembangan diri serta pendidikan.

Tidak hanya membahas perasaan, Ustadz Fadly juga memberikan kiat-kiat mengendalikan hawa nafsu. Para murid diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga diri, mengarahkan pikiran dan perasaan kepada hal-hal positif, serta membangun kebiasaan yang dapat membantu mereka menjalani masa remaja dengan lebih baik.

Selama kegiatan berlangsung, murid kelas VII mendengarkan penjelasan dengan seksama. Suasana pembelajaran dibuat interaktif agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan tidak terasa monoton. Kegiatan juga diselingi dengan ice breaking yang membuat suasana menjadi lebih cair dan menyenangkan.

Interaksi antara pemateri dan murid semakin hidup melalui sesi tanya jawab. Para murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan hal-hal yang ingin mereka pahami lebih lanjut mengenai masa akil baligh, perubahan diri, perasaan, serta cara menjaga diri dalam pergaulan. Sesi ini menjadi kesempatan bagi murid untuk memperoleh pemahaman secara langsung dan terbuka dari pemateri.

Melalui kegiatan Materi Akil Baligh Kelas VII, diharapkan para murid dapat memahami masa remaja sebagai proses pertumbuhan yang perlu dijalani dengan pengetahuan, kesadaran, dan tanggung jawab. Pemahaman mengenai fitrah laki-laki dan perempuan, batasan dalam pergaulan, serta kemampuan mengelola perasaan dan hawa nafsu menjadi bekal penting bagi murid dalam membentuk pribadi yang mampu menghargai diri sendiri dan orang lain.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang akil baligh, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk belajar mengenal diri, menjaga diri, menghargai sesama, dan menjalani masa remaja dengan sikap yang sehat dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari Ibu Kepala Sekolah, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M. Beliau menyampaikan bahwa pembekalan tentang akil baligh merupakan hal yang penting diberikan kepada murid kelas VII sebagai bagian dari proses pendampingan mereka dalam memasuki masa remaja. Menurut beliau, murid perlu mendapatkan pemahaman yang tepat agar mampu mengenali perubahan pada dirinya, menjaga batasan dalam pergaulan, serta belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri.

Kegiatan seperti ini sangat penting bagi murid karena mereka sedang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Dengan mendapatkan pemahaman yang tepat tentang akil baligh, fitrah laki-laki dan perempuan, serta bagaimana mengelola perasaan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang, mampu menjaga diri, dan bertanggung jawab, ujar Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M.

Beliau juga memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi turut memberikan pembekalan karakter dan kehidupan kepada murid. Kegiatan edukatif seperti ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi murid dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa remaja.

SMP IT Al-Kautsar terus berkomitmen memberikan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan kesiapan murid dalam menghadapi setiap tahap perkembangan dirinya.