MABIT Arrijal SMP IT Al-Kautsar Semester Genap TP 2025/2026:Merawat Taqwa, Menjaga Istiqomah Pasca Ramadhan

SMP IT Al-Kautsar kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keislaman melalui Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) Arrijal Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan mengusung tema “Merawat Taqwa, Menjaga Istiqomah Pasca Ramadhan.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 29–30 April 2026, dan diikuti oleh seluruh murid arrijal SMP IT Al-Kautsar dari kelas VII hinggga kelas IX dengan penuh antusias.

Kegiatan MABIT merupakan agenda pembinaan rutin yang dirancang sebagai sarana pembentukan karakter islami, penguatan spiritual, serta pembiasaan amalan-amalan ibadah bagi para murid. Setelah menjalani bulan suci Ramadhan dengan berbagai ibadah dan latihan kedisiplinan, MABIT hadir sebagai upaya nyata untuk menjaga semangat tersebut agar tetap terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Ibu Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran kepada para murid bahwa nilai-nilai Ramadhan tidak boleh berhenti ketika bulan suci berakhir. Menurut beliau, ketakwaan yang telah dibangun selama Ramadhan harus terus dirawat melalui istiqomah dalam ibadah, akhlak mulia, serta kedisiplinan dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim dan pelajar.

Beliau menegaskan bahwa MABIT bukan sekadar kegiatan menginap di sekolah atau masjid, melainkan sebuah proses pembinaan ruhiyah yang dirancang untuk melatih murid agar mampu menjaga kualitas hubungan mereka dengan Allah SWT. Melalui rangkaian ibadah berjamaah, materi keislaman, refleksi diri, dan kebersamaan bersama para Abi/Umi pendamping, diharapkan para murid mampu menjadi generasi muslim yang tangguh, berakhlak, dan istiqomah dalam kebaikan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Masjid Agung Al-Kautsar dalam suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh ananda M. Hakim, yang melantunkan ayat-ayat suci dengan tartil dan penuh penghayatan. Lantunan ayat Al-Qur’an tersebut menghadirkan suasana religius yang menjadi pembuka sempurna bagi rangkaian kegiatan pembinaan spiritual ini.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia MABIT, Bapak Irham, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini serta mengajak seluruh murid untuk mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh kesungguhan.

Beliau menekankan bahwa MABIT merupakan momentum penting bagi para murid untuk memperkuat keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta melatih kedisiplinan diri. Beliau juga mengingatkan agar seluruh murid menjaga adab, menaati aturan yang telah ditetapkan, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah ilmu serta memperbaiki diri.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah, Ibu Roza Devina, Sos., Gr, yang mewakili Ibu Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan semangat kepada seluruh murid agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan MABIT sebagai titik awal untuk meningkatkan kualitas diri pasca Ramadhan.

Beliau menegaskan bahwa generasi muslim yang hebat adalah generasi yang mampu menjaga konsistensi amalnya, bukan hanya bersemangat saat Ramadhan tetapi juga istiqomah setelahnya. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kualitas iman, akhlak, dan kedisiplinan ibadahnya.

Sambutan penutup pada sesi pembukaan disampaikan oleh Wakil Direktur Bidang Keislaman, Bapak Syamsul Huda. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah yang konsisten.

Beliau mengajak para murid untuk menjadikan MABIT sebagai sarana muhasabah dan perbaikan diri. Menurut beliau, istiqomah memang bukan perkara mudah, namun dengan pembiasaan, lingkungan yang baik, serta niat yang lurus, setiap murid akan mampu menjaganya. Beliau juga memberikan motivasi agar para peserta memanfaatkan malam pembinaan ini untuk benar-benar mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Abi dan Umi Pendamping. Para murid dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan berkumpul bersama pendamping masing-masing.

Dalam sesi ini, Abi dan Umi Pendamping memberikan arahan teknis terkait pelaksanaan kegiatan, menjelaskan target-target amalan yang harus dicapai selama MABIT, serta menyampaikan SOP yang harus dipatuhi oleh seluruh peserta. Suasana pengarahan berlangsung interaktif; para murid menyimak dengan serius sambil mencatat poin-poin penting yang disampaikan.

Pendamping juga memberikan motivasi agar setiap peserta menjalani kegiatan ini dengan niat ibadah dan kesungguhan.

Kehadiran Abi dan Umi Pendamping menjadi pendamping spiritual sekaligus pembimbing yang memastikan setiap murid dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara tertib dan maksimal.

Menjelang malam, seluruh peserta melaksanakan shalat Magrib berjamaah di Masjid Agung Al-Kautsar. Shalat berjamaah ini menjadi momen penguatan ukhuwah sekaligus pembiasaan untuk menjaga shalat tepat waktu.

Usai shalat, para murid melaksanakan makan malam bersama di Pujasera. Kegiatan makan bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para murid menikmati hidangan sambil bercengkerama dengan teman-teman dan pendamping, menciptakan momen kebersamaan yang mempererat persaudaraan.

Setelah itu, seluruh murid kembali ke masjid untuk melaksanakan shalat Isya berjamaah. Kekhusyukan kembali terasa saat para murid melaksanakan ibadah bersama dengan tertib.

Rangkaian berikutnya adalah penyampaian materi keislaman yang dibagi berdasarkan jenjang kelas.

Untuk kelas VII, materi disampaikan oleh Ustadz Fadly Mart Gultom, S.Pd.I., M.Pd., Gr., CIEC., CCP. Beliau menyampaikan materi dengan gaya komunikatif dan inspiratif, mengajak para murid memahami pentingnya menjaga ketakwaan sejak usia muda.

Sementara itu, materi untuk kelas VIII dan IX disampaikan oleh Ustadz Andri Antoni, S.Pd.I., Gr. Beliau memberikan penguatan tentang pentingnya istiqomah dalam ibadah, menjaga pergaulan, serta membangun karakter muslim yang tangguh di tengah tantangan zaman.

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Para murid terlihat fokus menyimak, aktif menjawab pertanyaan, dan menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sesi materi, suasana menjadi lebih semarak melalui kegiatan Mission Game yang dipandu oleh Bapak Ilham Asyraf Suhendri, S.Psi., Gr.

Permainan ini dirancang sebagai media pembelajaran yang menggabungkan unsur kekompakan, strategi, ketangkasan berpikir, serta nilai-nilai islami. Setiap kelompok bekerja sama menyelesaikan berbagai tantangan yang telah disiapkan.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat. Gelak tawa, sorak semangat, dan kerja sama tim terlihat jelas di antara para peserta. Selain menjadi sarana hiburan edukatif, Mission Game juga melatih kepemimpinan, komunikasi, dan kebersamaan antar murid.

Setelah seluruh rangkaian malam selesai, peserta memasuki waktu istirahat malam. Para murid beristirahat sesuai arahan pendamping agar memiliki energi yang cukup untuk menjalani ibadah malam.

Di sepertiga malam, para peserta dibangunkan untuk melaksanakan shalat Tahajud dan Witir berjamaah. Suasana hening malam menghadirkan nuansa khusyuk yang begitu mendalam.

Dalam suasana penuh ketenangan, para murid menunaikan ibadah malam dengan khidmat. Momen ini menjadi salah satu bagian paling bermakna dari MABIT, karena para peserta diajak merasakan keindahan bermunajat kepada Allah SWT di waktu terbaik.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah. Seusai shalat, para murid mengikuti rangkaian penutupan MABIT, yang diisi dengan evaluasi singkat, penyampaian pesan-pesan akhir, serta motivasi agar seluruh pengalaman selama MABIT dapat menjadi bekal untuk menjaga istiqomah dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sarapan pagi bersama. Dalam suasana santai namun penuh kebersamaan, para murid menikmati sarapan sambil berbagi cerita dan kesan selama mengikuti MABIT.

Kegiatan MABIT Arrijal SMP IT Al-Kautsar Semester Genap TP 2025/2026 ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Rangkaian kegiatan yang tersusun secara sistematis, mulai dari ibadah berjamaah, penyampaian materi, hingga kebersamaan dalam berbagai aktivitas, menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter islami para murid.

Melalui MABIT ini, para murid tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga merasakan langsung suasana pembinaan ruhiyah yang penuh makna. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, serta keikhlasan dalam beribadah diharapkan dapat terus tertanam dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Harapannya, seluruh peserta mampu menjaga semangat yang telah dibangun selama kegiatan ini, serta mengaplikasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, tema “Merawat Taqwa, Menjaga Istiqomah Pasca Ramadhan” tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud dalam sikap dan perilaku para murid.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muslim yang kuat iman, mulia akhlak, serta istiqomah dalam kebaikan sepanjang hayat.