
Semangat berkompetisi dan menorehkan prestasi kembali ditunjukkan oleh murid SMP IT Al-Kautsar melalui keikutsertaan dalam Islamic Youth Festival (IYF) Bidang Olimpiade Matematika Tingkat Daerah se-Indonesia.
Keikutsertaan SMP IT Al-Kautsar dalam Olimpiade Matematika merupakan bagian dari Islamic Youth Festival (IYF) JSIT Indonesia 2026, sebuah festival nasional generasi muda Islam yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia. Memasuki penyelenggaraan yang ke-2, IYF menghadirkan beragam kompetisi dan kegiatan pengembangan potensi pelajar, mulai dari bidang akademik hingga kegiatan kreatif dan inspiratif
Pada penyelenggaraan tahun 2026, IYF dilaksanakan secara berjenjang, yakni tingkat daerah, wilayah, hingga nasional. Tingkat daerah menjadi tahapan awal bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjadi bagian dari proses seleksi menuju jenjang kompetisi berikutnya.
Salah satu bidang yang diperlombakan adalah Olimpiade Matematika. Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam berpikir logis, menyelesaikan persoalan, serta menggunakan ketelitian dan strategi dalam menjawab soal. Pada tingkat daerah, Olimpiade Matematika dilaksanakan secara online dan peserta berkumpul di sekolah masing-masing. Untuk kategori SMP, pelaksanaan dijadwalkan pada Kamis, 24 September 2026 pukul 13.00–14.30 WIB.
Dalam ketentuan IYF, peserta dengan 15% skor/peringkat terbaik pada masing-masing kategori berhak melanjutkan ke babak seleksi tingkat provinsi. Dengan demikian, keikutsertaan dalam tingkat daerah tidak hanya menjadi pengalaman berkompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk membuka langkah menuju tahapan kompetisi selanjutnya.
Kompetisi yang berlangsung pada 24 September 2026 atau 12 Rabiul Akhir 1448 H ini menjadi salah satu wadah bagi murid untuk mengembangkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang Matematika.
Lima murid SMP IT Al-Kautsar yang mengikuti kompetisi tersebut adalah Aditia Falih Pratama, Khosyi Faeyza Anaqi, Razky Afreysa, Alisha Haq, dan Zhafira Aliya Rumaisha. Mereka mengikuti lomba dengan membawa semangat dan harapan untuk memberikan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama sekolah.
Islamic Youth Festival menjadi ajang yang mempertemukan semangat generasi muda dalam berbagai bidang kompetisi. Keikutsertaan dalam olimpiade Matematika tidak hanya menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga melatih ketelitian, kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta kesiapan murid menghadapi tantangan dalam suasana kompetisi.
Menjelang pelaksanaan lomba, kelima murid mendapatkan pendampingan dari Ibu Nurma Harisa, S.Si., Gr., Guru Matematika SMP IT Al-Kautsar. Persiapan dilakukan dengan mengarahkan murid untuk kembali memperkuat pemahaman terhadap konsep-konsep Matematika, melatih kemampuan menyelesaikan soal, serta membiasakan diri menghadapi soal dengan tingkat kesulitan yang beragam.
Latihan juga diarahkan untuk membangun ketelitian dan kecepatan berpikir. Dalam olimpiade, kemampuan memahami soal saja tidak cukup. Murid perlu mampu menentukan strategi penyelesaian, melakukan perhitungan dengan cermat, serta mengambil keputusan secara tepat ketika berhadapan dengan soal yang menantang.
Selain persiapan akademik, pendampingan juga memberikan perhatian pada kesiapan mental. Murid didorong agar tidak mudah panik ketika menemukan soal yang sulit. Mereka diarahkan untuk tetap tenang, membaca soal dengan teliti, kemudian menentukan langkah penyelesaian berdasarkan kemampuan yang telah dipelajari selama masa persiapan.
Sebagai guru pembimbing, Ibu Nurma Harisa, S.Si., Gr. menyampaikan bahwa proses persiapan menjadi bagian penting dalam perjalanan murid mengikuti kompetisi.
“Persiapan lomba tidak hanya tentang mengejar hasil, tetapi juga bagaimana murid belajar menghadapi tantangan, melatih ketelitian, berpikir logis, dan membangun kepercayaan diri. Saya berharap kelima murid dapat mengikuti lomba dengan tenang, fokus, dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang sudah mereka persiapkan.”
Menurutnya, pengalaman mengikuti olimpiade merupakan proses pembelajaran yang berharga. Setiap soal dan tantangan yang dihadapi dapat menjadi pengalaman bagi murid untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan Matematika mereka.
Pada 24 September 2026, kelima murid mengikuti pelaksanaan Olimpiade Matematika IYF. Dalam pelaksanaannya, murid mengikuti kompetisi dengan mengerjakan soal-soal yang menguji kemampuan berpikir, ketelitian, serta pemecahan masalah.
Suasana kompetisi menjadi kesempatan bagi murid untuk menerapkan berbagai materi dan strategi yang telah dipelajari selama persiapan. Mereka berusaha menjaga konsentrasi dan mengerjakan setiap soal secara cermat. Pengalaman tersebut sekaligus melatih murid untuk dapat mengelola waktu dan tetap fokus ketika menghadapi soal yang membutuhkan penalaran.
Bagi SMP IT Al-Kautsar, keikutsertaan ini bukan sekadar tentang hasil akhir. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang bagi murid untuk belajar berani menghadapi tantangan, mengukur kemampuan, serta memperoleh pengalaman berharga dalam kompetisi akademik.
Kepala SMP IT Al-Kautsar, Ibu Melia Henny M, S.Pd., M.M., memberikan dukungan dan motivasi kepada murid yang mengikuti kompetisi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di berbagai bidang.
“Kami memberikan apresiasi kepada murid-murid yang telah mempersiapkan diri dan berani mengikuti Olimpiade Matematika Islamic Youth Festival. Ikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, percaya pada kemampuan yang telah dipersiapkan, tetap tenang, dan berikan yang terbaik. Apa pun hasilnya nanti, jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari proses untuk terus belajar dan berkembang.”
Ibu Melia Henny juga berharap keikutsertaan murid dalam IYF dapat menjadi pengalaman positif yang menumbuhkan semangat berprestasi sekaligus membawa nama baik SMP IT Al-Kautsar.
Dengan persiapan, pendampingan, dan doa yang telah diberikan, SMP IT Al-Kautsar berharap kelima murid dapat memperoleh hasil terbaik dalam Olimpiade Matematika Islamic Youth Festival. Lebih jauh, sekolah berharap perjuangan mereka dapat mengantarkan pada kelolosan menuju jenjang berikutnya dan membuka kesempatan untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang Matematika.
Seluruh guru SMP IT Al-Kautsar turut memberikan doa dan dukungan terbaik bagi Aditia Falih Pratama, Khosyi Faeyza Anaqi, Razky Afreysa, Alisha Haq, dan Zhafira Aliya Rumaisha. Semoga setiap usaha yang telah dilakukan mendapatkan hasil yang terbaik dan menjadi langkah baru menuju prestasi-prestasi berikutnya.
Dengan semangat “Taklukkan Angka, Pecahkan Masalah, Raih Prestasi,” kelima murid diharapkan mampu menjadikan pengalaman IYF sebagai perjalanan untuk terus belajar, berusaha, dan berkembang. Semoga Allah memberikan hasil terbaik dan membuka jalan bagi mereka untuk melanjutkan perjuangan ke jenjang kompetisi berikutnya.
Amiin Ya Rabbal Alamiin
